Plus Minus Dua Paslon Pilgub Jatim versi Warga
(Kiri-kanan) pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno menunjukan nomor urut. Antara/Zabur Karuru
Surabaya:Surabaya Survei Center (SSC) merilis hasil survei terkait karakter kedua pasangan calon (paslon) cagub/cawagub Jawa Timur pada Pilgub Jatim 2018. Paslon nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dan paslon nomor urut 2 Saifullah Yusuf Ipul-Puti Guntur Soekarno Putra memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

"Karakter kepedulian dan merakyat, Gus Ipul-Puti unggul sebanyak 36,9 persen, sementara Khofifah-Emil sebanyak 33,6 persen, dan yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 29,5 persen," kata Direktur Penelitian SSC, Edy Marzuki, di Surabaya, Jumat, 27 April 2018.


Khofifah-Emil unggul dalam segi prestasi sebanyak 51,6 persen, sedangkan Gus Ipul-Puti sebesar 25,8 persen. Khofifah-Emil juga unggul dari sisi karakter kejujuran, amanah, dan bersih, sebesar 43,5 persen. Selisih tipis dari Gus Ipul-Puti sebanyak 41,5 persen.

Gus Ipul-Puti unggul dalam segi karakter keramahan dan santun sebanyak 36,9 persen, sedangkan Khofifah-Emil sebanyak 25,4 persen, dan yang menjawab tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 37,7 persen.

Khofifah-Emil dinilai berpenampilan lebih menarik, didukung 22,5 persen responden. Selisih tipis dari Gus Ipul-Puti yang didukung 21,4 persen warga yang disurvei. Sebesar 56,1 persen menjawab tidak tahu dan tidak menjawab.

"Karakter relegius, Gus Ipul-Puti juga unggul sebanyak 41,1 persen, sementara Khofifah-Emil sebanyak 36,3 persen, dan yang menjawab tidak tahu dan tidak menjawab sebanyak 22,6 persen," ujar Edy.


Survei dengan metode multistage random samplingini dilakukan sejak tanggal 11-19 April 2018, di 38 kabupaten/kota di Jatim. Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka ke 1.220 responden dengan margin of error 2,81 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Sebagai bentuk kendali mutu, survei ini di lengkapi dengan metode spot checkhingga 20 persen dari total responden.



(SUR)