Hendrar Prihadi. Foto: Antara/Hafidz Mubarak
Hendrar Prihadi. Foto: Antara/Hafidz Mubarak

KPU Ubah Format Debat Kandidat Calon Wali Kota Semarang

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 Debat pilwakot Semarang
Mustholih • 16 November 2020 14:57
Semarang: Pemilihan Kepala Daerah 2020 di Kota Semarang, Jawa Tengah, hanya diikuti satu pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Hendrar Prihadi-Hevearita Gunaryanti Rahayu. Berhubung menjadi satu-satunya calon Kepala Daerah, Komisi Pemilihan Umum Kota Semarang mengubah format debat kandidat.
 
"Nanti namanya penajaman visi misi dan penajaman materi. Tidak ada debat kandidat," kata Komisioner KPU Kota Semarang, Novi Maria Ulfa, kepada Medcom.id, Semarang, Jawa Tengah, Senin, 16 November 2020.
 
Menurut Novi, kegiatan penajaman visi misi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang akan digelar pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, Rabu, 18 November 2020. Saat ini, kata Novi, KPU Kota Semarang sedang menggodok format agenda penajaman visi misi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini koordinasi dengan para panelis. Nanti sore dengan Bawaslu dan tim kampanye untuk membahas pelaksaan debat. Besok rakor lagi dengan panelis, pukul 13.00 WIB sampai selesai," jelas Novi.
 
Baca:Terindikasi Tak Netral, Risma Dilaporkan ke Kemendagri

Novi menegaskan agenda penajaman visi misi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang akan digelar sangat terbatas. Pasangan Hendrar Prihadi-Hevearita dilarang membawa tim hore untuk menyemarakkan agenda 'penajaman visi misi' mereka tersebut.
 
"Di PKPU Nomor 13 sudah diatur, nanti yang hadir lima komisiner KPU, dua pasangan calon, dua anggota Bawaslu, empat orang tim kampanye, dan panitia pelaksana. Jadi memang sangat terbatas," ujar Novi menegaskan.
 
Agar format penajaman visi misi berlangsung tetap semarak, kata Novi, KPU Kota Semarang menyerahkan sepenuhnya kepada kecerdikan para panelis dalam mengembangkan isu.
 
"Jadi tema-tema, disesuaikan dengan realitas Kota Semarang. Sdah sesuai enggak (visi misi dan penajaman materi) dengan kondisi real, supaya lebih jadi program kerja," beber Novi.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif