ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

Bacalon Munafri-Rahman Tak Lagi Pakai Polmark Indonesia

Pilkada pilkada serentak Pemilu Serentak 2020 Pilkada Makassar
Medcom • 14 September 2020 22:51
Makassar: Tim bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman), memutuskan mengganti tim konsultan politik di Pilkada 2020. Appi-Rahman mengaku tidak lagi memakai jasa lembaga survei Polmark Indonesia bentukan Eep Saefullah Patah.
 
“Insyaallah kita sudah melakukan pergantian pemain. Kami nyatakan bahwa Polmark tak sesuai komitmen,” kata pengendali tim, Erwin Aksa, Senin, 14 September 2020.
 
Erwin mengatakan tim Appi-Rahman merasa Eep membuat pernyataan mengingkari hasil survei sendiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Eep membantah sebaran hasil survei Pilwalkot Makassar 2020 yang membawa bendera Polmark Indonesia. Dalam sebaran hasil survei tersebut, ada empat bakal pasangan calon yang elektabilitasnya dipublikasi.
 
Hasil survei menyebut eletakbilitas Munafri Arifuddin-Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) dengan 31,7 persen, Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA) dengan 26,8 persen, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan) sebesar 14,4 persen, dan Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun (None-Zunnun) 3,4 persen.
 
Eep tegas membantah bahwa sebaran tersebut berasal dari Polmark Indonesia. “Bukan dari saya. Ada orang bikin-bikin,” tegasnya, saat dikonfirmasi awak media, Senin, 14 September 2020.
 
Eep mengatakan, pihaknya tidak pernah membuat sebaran seperti beredar ramai di banyak grup Whatsapp yang mencatut nama Survei Polmark Indonesia. Ia juga , mengaku tidak pernah ingin disebut sebagai konsultan politik dari calon mana pun.
 
Namun, tim Appi-Rahman kekeh menyebut bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan Polmark Indonesia. Appi-Rahman mengklaim, kerja sama itu diteken 10 Jui 2020 dengan nilai kontrak Rp 1, 7 miliar.
 
“Yang ngaco itu mereka. Kita heran saja,” terang Erwin singkat.
 
Eep yang dikonfirmasi terpisah tak mau berkomentar banyak. Dia mengatakan, komentar sebelumnya itu såja. “Saya gak bersedia kasih komen apapun selain penjelasan yang sudah saya buat itu, mohon dihormati,” kata Eep.
 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif