()

Solidaritas dalam Pencarian AirAsia

30 Desember 2014 07:37
SETELAH dinyatakan hilang kontak pada Minggu (28/12), pesawat AirAsia QZ8501 hingga tadi malam belum juga ditemukan. Tim SAR gabungan terus berjuang mencari pesawat yang dilaporkan putus kontak di antara Tanjung Pandan dan Tanjung Pinang saat menempuh rute Surabaya-Singapura itu.
 
Kita berharap upaya pencarian yang berlangsung tanpa kenal lelah itu berhasil menemukan pesawat tersebut. Apalagi dalam operasi pencarian dua hari terakhir kita melihat kesungguhan dan semangat tidak kenal lelah dari seluruh jajaran tim SAR gabungan. Wakil Presiden Jusuf Kalla bahkan menyatakan pencarian akan terus dilakukan dalam batas waktu yang belum ditentukan.
 
Tidak hanya semangat, dalam misi itu kita juga menangkap kuatnya solidaritas yang tumbuh dari seluruh elemen masyarakat demi mencari dan menemukan pesawat berpenumpang 155 dan 7 kru tersebut. Hingga kemarin, dilaporkan, sudah 130 kapal besar kecil bahu-membahu ikut melakukan penyisiran di sekitar Pulau Nangka.
 
TNI-AL, misalnya, dilaporkan mengerahkan 2 fregat, 3 korvet, 1 kapal cepat, 1 kapal landing platform dock (LPD), dan 1 kapal penyapu ranjau. Dua pesawat patroli CN-235, satu pesawat Cassa 212, dan dua helikopter jenis Bell dikerahkan pula. Bukan hanya TNI, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia juga mengirim kapal riset berteknologi sonar, yang memiliki rekam jejak dalam mencari pesawat hilang, termasuk Adam Air yang hilang di Selat Makassar beberapa tahun lalu.
 
Dari luar negeri, dukungan untuk mencari pesawat Air Asia juga terus mengalir. AL Malaysia menyiapkan 3 korvet dan AL Singapura menyiapkan 1 fregat, 1 korvet, dan 1 LPD. Australia pun terlibat aktif dengan mengirimkan pesawat berteknologi tinggi, Orion.
 
Dengan solidaritas dan ketulusan negara sahabat itu, kita kiranya tidak perlu merasa malu dan gengsi untuk menerima bantuan dari luar negeri.
 
Bukan hanya kalangan militer, kalangan pemerintah daerah dan masyarakat proaktif ikut ambil bagian secara sukarela. Di Kabupaten Belitung Timur, Bupati Basuri Tjahaja Purnama, misalnya, mengoordinasikan sejumlah posko sejak Minggu (28/12). Beberapa tenda didirikan dan empat ambulans serta rumah sakit disiagakan di wilayah itu meskipun misi pencarian belum menunjukkan indikasi penemuan. Di Kalimantan Barat, solidaritas yang sama diperlihatkan pemda setempat dan warga masyarakat.
 
Kita melihat solidaritas, kebersamaan, dan kekompakan muncul secara natural. Di dalam suasana penuh keprihatinan, kita patut bangga bahwa semangat solidaritas dan tolong-menolong masih dapat tumbuh dengan begitu baik dan kuat.
 
Kita mengapresiasi setinggi-tingginya munculnya solidaritas itu. Kita berharap semangat semacam itu dipertahankan, dirawat, dan bahkan diperkuat.
 
Dengan semangat solidaritas semacam itu, kita percaya segala beban dan penderitaan dapat kita tanggung bersama. Dengan semangat dan solidaritas yang sama, kita percaya bangsa ini akan tumbuh lebih kuat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Oase airasia hilang kontak

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif