Mahasiswa Unair penerima beasiswa Stephanie Sandra Weiner (atas) dan Hanani Nur Mahfuzah (bawah). DOK Unair
Mahasiswa Unair penerima beasiswa Stephanie Sandra Weiner (atas) dan Hanani Nur Mahfuzah (bawah). DOK Unair

Mahasiswa Unair Bagikan Tips Tembus Beasiswa Djarum dan Bakti BCA

Renatha Swasty • 22 Mei 2023 13:44
Jakarta: Sobat Medcom yang ingin melanjutkan kuliah namun masih terkendala dengan biaya tak perlu khawatir. Sebab, banyak beasiswa baik oleh pemerintah, swasta, maupun organisasi yang bisa kalian daftar.
 
Tentunya, kalian mesti memiliki sejumlah prestasi untuk mendapat beasiswa-beasiswa ini. Lalu, bagaimana bisa mendapat beasiswa?
 
Awardee beasiswa Djarum, Stephanie Sandra Weiner, mengungkap caranya. Mahasiswa akuntasi Universitas Airlangga (Unair) itu mengungkapkan beasiswa Djarum merupakan beasiswa khusus mahasiswa berprestasi.

Kriteria pendaftar beasiswa Djarum adalah academic record dengan IPK minimal 3,0 serta aktif dalam organisasi. “Jadi, jangan khawatir karena beasiswa ini untuk mahasiswa berprestasi, bukan untuk kalangan tidak mampu. Jika kalian memenuhi kriteria bisa langsung daftar saja,” beber Stephanie dikutip dari laman unair.ac.id, Senin, 22 Mei 2023.
 
Stephanie juga mengungkap keuntungan dari beasiswa Djarum, yakni mendapatkan dana beasiswa bulanan Rp1 juta selama 12 bulan, pelatihan soft skill, dan berkesempatan networking dengan mahasiswa berprestasi di seluruh Indonesia.
 
Adapun, tahapan seleksi beasiswa Djarum yaitu pendaftaran online, seleksi berkas, tes tulis, dan wawancara. Dia menekankan saat mendaftar pastikan semua berkas lengkap.
 
"Kalau tidak lengkap antara lampiran formulir dan bukti bisa jadi tidak lolos. Makanya harus benar-benar detail dicek berkas-berkasnya,” tutur dia.
 
Kemudian, pendaftar bakal dites tulis secara online dan offline. Tes online berupa aptitude test dan logical verbal test. Kemudian, tes offline yaitu tes kepribadian, tes proyektif, GAT (Group Assignment Test), dan wawancara.
 
Hanani Nur Mahfuza juga membagikan tips mendapatkan beasiswa Bakti BCA. Mahasiswa akuntasi Universitas Airlangga (Unair) itu menuturkan beasiswa Bakti BCA diberikan kepada mahasiswa berprestasi secara akademik dan memiliki kendala finansial.
 
Proses seleksi beasiswa bakti BCA yaitu administrasi, online assessment, dan pre-recorder interview. “Pada tahap online assesment itu ada tes smart GMA verbal, smart GMA numerical, smart ability to learn, dan smart personality. Itu adalah semacam tes psikotes. Kalian bisa cari di Google atau YouTube tentang online assessment karena banyak contoh-contoh soal,” beber dia.
 
Hanani juga mengungkap keuntungan beasiswa Bakti BCA, yaitu bantuan dana pendidikan, workshop dan leadership training selama satu tahun, mentoring dan coaching, pelatihan financial planning, webinar nasional, dan pengenalan dunia kerja. Semua program pelatihan akan dimentori langsung oleh pihak BCA.
 
“Beasiswa Bakti BCA ini tidak mengharuskan kita magang atau kerja. Kita akan diberikan pelatihan untuk mengembangkan skill kita yang akan berguna di dunia kerja,” beber dia.
 
Nah, itulah cara-cara mendapatkan beasiswa dari penerima awardee. Kalian tertarik mengikuti salah satu seleksi beasiswa tersebut?
 
Baca juga: Mahasiswa, Djarum Beasiswa Masih Dibuka, Yuk Daftar! Banyak Keuntungannya Lho

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan