Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Mahasiswa, Jenis Kerja Sampingan Ini Dapat Tingkatkan Performa CV-mu

Citra Larasati • 15 Agustus 2022 08:00
Jakarta:  Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga (Unair) Martha Ranggi Primanthi membagikan tips cerdas mengelola keuangan bagi mahasiswa. Menurutnya, saat ini banyak kesempatan kerja sampingan yang dapat ditekuni selagi menjadi mahasiswa.
 
Mencari pekerjaan sampingan saat kuliah sebenarnya boleh-boleh saja dilakukan untuk menambah pemasukan atau uang saku sebagai mahasiswa.  Tidak hanya itu, mencari pekerjaan sampingan juga ternyata memiliki kelebihan dapat lebih mendekatkan mahasiswa saat lulus nanti dengan dunia kerja atau industri.
 
Namun tidak semua jenis pekerjaan dapat mempercepat keterserapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja. Untuk itu diperlukan berbagai tips untuk memilih pekerjaan sampingan yang dapat meningkatkan performa portofolio.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Mencari pekerjaan bagi mahasiswa idealnya harus bisa meningkatkan portofolio sehingga ketika lulus bisa dimasukkan ke CV,” terang Martha dilansir dari laman Unair, Senin, 15 Agustus 2022.

Berikut Jenis Pekerjaan Sampingan yang Dapat Meningkatkan Portofoliomu:

1.  Research Assistant

Menurut Martha, mahasiswa bisa terlibat penelitian sebagai research assistant. Selain mendapatkan penghasilan tambahan, mahasiswa juga banyak mendapatkan manfaat dengan mengikuti penelitian dosen.
 
“Misalnya karena saya dari Ekonomi ya, manfaat lain yang saya dapatkan adalah saya bisa mendapatkan data ekonomi,” tuturnya.
 
Data-data tersebut, lanjutnya, sebenarnya juga akan menjadi privilege bagi mahasiswa karena tidak semua orang bisa mendapatkan akses data. Apabila mahasiswa ikut penelitian dosen, mahasiswa bisa melanjutkan untuk riset sebagai tugas akhir skripsi. “Manfaat non finansial (menjadi research assistant) ya itu,” sebutnya.
 
Manfaat yang kedua adalah nama mahasiswa bisa masuk di publikasi riset. “Itu poin lebih sekali ya saat kita lulus S1 nama kita sudah ada di publikasi,” lanjutnya.

2. Tutor atau Teaching Assistant

Martha menerangkan, masih ada kesempatan kerja bagi mahasiswa yang passion-nya bukan di riset. Di kampus, banyak dibuka kesempatan bagi mahasiswa yang sudah semester lima ke atas untuk menjadi tutor atau teaching assistant
 
Selain mendapat manfaat finansial, mahasiswa juga bisa mendapatkan manfaat yang lain, seperti knowledge dan skill mengajar. “Tapi sekali lagi, ngajar itu juga passion ya. Kalo yang pengennya ngajar ya arahnya mencarinya ke sana,” tuturnya.

3. Entrepreneur

Saat ini banyak sekali kesempatan untuk menjadi entrepreneur bagi mahasiswa. Martha mendapatkan cerita dari mahasiswanya mengenai kegiatan mahasiswa menjadi salah satu anggota online market place.
 
“Para mahasiswa ini mencari penghasilan yang bisa meningkatkan portofolio dia atau CV-nya,” tambahnya. 
 
Pada akhir Martha menjelaskan bahwa status sebagai mahasiswa seperti pedang bermata dua. Di satu sisi ada hal baik, seperti perusahaan akan senang menerima sumber daya mahasiswa S1 saat mengajukan magang, meskipun mereka belum lulus.
 
“Tapi di sisi lain, kadang mahasiswa juga underutilized (kurang dimanfaatkan). Mereka magang yang kurang tepat, misal disuruh mengerjakan hal yang tidak sesuai kapasitasnya,” terangnya.
 
Mahasiswa harus strategis dalam mencari sambilan yang keuntungannya tidak hanya masalah finansial, tetapi harus pintar memilah dan memprioritaskan belajar. “Jadi jangan mengalokasikan waktu lebih banyak untuk pekerjaaan karena konsekuensinya pasti nanti skripsinya lama lulusnya lama,” tutupnya. 
 
Baca juga:  Tak Lulus Tepat Waktu Karena Mengulang, Ini Penyebab dan Cara Mengulang Mata Kuliah

 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif