Ilustrasi/Pexels
Ilustrasi/Pexels

Cara Membuat Surat Pengunduran Diri yang Baik Beserta Alasannya

Medcom • 28 Juni 2022 19:09
Jakarta:  Pernahkah terbesit di benak Sobat Medcom untuk mengundurkan diri dari pekerjaan yang saat ini sedang ditekuni? Entah karena lelah dengan tugas yang diberikan atau alasan lain, resign merupakan hal yang lumrah.
 
Namun, beberapa hal kerap menjadi penghalang untuk mengundurkan diri. Salah satunya, masih bingung dengan cara mengundurkan diri yang baik agar tidak dipandang buruk oleh perusahaan.
 
Jika Sobat Medcom tengah mengalami hal demikian, maka artikel kali ini patut disimak hingga akhir. Melansir laman Katalogue, berikut adalah cara membuat surat pengunduran diri beserta alasan yang baik.

Cara Membuat Surat Pengunduran Diri

Sebelum memantapkan hati untuk membuat surat pengunduran diri, sebaiknya cek kembali surat kontrak kerja. Perhatikan seperti apa denda yang dikenakan saat memilih resign, cara mengajukan pengunduran diri, dan sebagainya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika sudah yakin, maka langkah selanjutnya adalah membuat surat pengunduran diri. Berkas ini harus dibuat secara padat, ringkas, dan tidak bertele-tele. 
 
Layaknya dokumen resmi lain, surat pengunduran diri mesti memuat bagian kepala surat, isi, dan penutup. Pada bagian isi, cantumkan nama, nomor induk karyawan, asal departemen, dan jabatan.
 
Selain itu, tuliskan juga alasan mengundurkan diri dengan singkat dan jelas. Ada enam alasan logis yang menjadi penyebab seseorang memutuskan untuk resign, salah satunya jenjang karier di tempat kerja tidak pasti.
 
Selain itu, keinginan untuk melanjutkan studi S2 atau S3 juga menjadi alasan logis bagi seseorang untuk mengundurkan diri. Alasan ini bahkan bisa membuat atasan mempercepat proses persetujuan resign.
 
Alasan lainnya ialah ingin mengubah karier. Alasan ini biasanya diajukan oleh fresh graduate yang masih menggali passion dalam dirinya.
 
Alasan keempat ialah gaji tak sesuai dengan tugas yang diemban. Hal ini biasanya terjadi ketika seorang pegawai diberikan segudang tugas, namun gajinya tak kunjung meningkat.
 
Alasan yang tak kalah umum, yakni merasa tidak cocok dengan lingkungan kerja. Hal ini biasanya terjadi ketika seorang pegawai merasa tidak cocok dengan budaya perusahaan atau rekan kerja.
 
Terakhir, alasan yang berkaitan dengan keluarga. Alasan ini umumnya diajukan oleh seorang karyawan yang baru berumah tangga, seperti ingin lebih fokus menjaga anak atau orang tua.
 
Jika Sobat Medcom sedang mengalami salah satu kondisi di atas, maka tak ada salahnya untuk mengundurkan diri. Namun, perlu diingat kembali, buatlah surat pengunduran diri secara resmi dengan sopan. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca juga: 5 Informasi yang Wajib Ditulis di Curriculum Vitae Surat Lamaran Kerja
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif