Ilustrasi rupiah. Foto: MI/Susanto
Ilustrasi rupiah. Foto: MI/Susanto

Biaya Sekolah Makin Mahal, Ini 7 Tips Persiapkan Pendidikan Anak ala OJK

Ilham Pratama Putra • 05 Mei 2026 18:24
Ringkasnya gini..
  • Biaya pendidikan terus naik, sehingga orang tua perlu merencanakan sejak dini dan memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
  • Perencanaan mencakup riset sekolah, menghitung biaya total (termasuk kebutuhan tambahan), serta memperhitungkan inflasi pendidikan.
  • OJK menyarankan strategi seperti memisahkan dana tiap anak, menyiapkan proteksi, berinvestasi, dan rutin mengevaluasi rencana keuangan.
Jakarta: Biaya pendidikan sekolah semakin mahal tiap tahunnya. Karena itu kamu perlu mempersiapkan uang sekolah untuk anak dengan matang. 
 
Persiapan dilakukan karena memang sangat sulit mengontrol melonjaknya biaya pendidikan. Tapi bagaimana caranya? Yuk simak tips dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)!
 
Sebelum memahami tips untuk memepersiapkan biaya pendidikan anak, kamu harus paham jika pendidikan adalah investasi. Artinya, pendidikan tidak boleh dipandang serta-merta sebagai pengeluaran. 
 
Baca juga: Lengkap, Ini Daftar Program Studi dan Biaya Kuliah FIA UI Tahun Akademik 2026/2027


"Kalau enggak direncanakan dari sekarang, biaya pendidikan anak bisa terasa berat. Perkembangan indeks harga konsumen dari BPS inflasi pendidikan year on year Maret 2026 naik 1,14 persen," tulis akun instagram @ojkindonesia dikutip Selasa 5 Mei 2026. 

Tips Mempersiapkan Pendidikan untuk Anak

1. Riset Sekolah Anak Sejak Awal

Jangan cuma ikut tren atau gengsi. Pilih sekolah yang sesuai dengan minat dan kebutuhan anak, serta selaras dengan kondisi keuangan keluarga.

2. Hitung Biaya Pendidikan Secara Menyeluruh

Bukan cuma biaya sekolah, masukkan juga kebutuhan lain seperti seragam, buku, transportasi, uang saku. Hitung dari TK sampai kuliah, supaya lebih siap jangka panjang.

3. Perhitungkan Inflasi dalam Perencanaan

Penting untuk memperhitungkan inflasi setiap tahun dalam mempersiapkan dana pendidikan anak.
 
Baca juga: Perbedaan UKT dan IPI di UI 2026, Calon Mahasiswa Baru Wajib Tahu!

Contoh:
Anak saat ini berusia 2 tahun dan akan masuk SD dalam 5 tahun. Jika biaya masuk SD yang dipilih saat ini adalah Rp5.000.000 dan inflasi sebesar 1,14%, maka perhitungannya adalah:
 
Dana Pendidikan Anak = Biaya Masuk Sekolah Saat Ini + (Tahun Ke Depan Masuk Sekolah x Inflasi)
 
Dana Pendidikan Anak
= Rp5.000.000 + (5 x 1,14% x Rp5.000.000)
= Rp5.285.000
 
Pendekatan ini bisa diterapkan untuk memperkirakan biaya pendidikan anak hingga jenjang kuliah.

4. Pisahkan Dana Pendidikan Tiap Anak

Kalau punya lebih dari satu anak, buat alokasi terpisah sesuai kebutuhan setiap anak.

5. Siapkan Proteksi sebagai Antisipasi

Hidup penuh risiko, jadi penting punya perlindungan finansial. Asuransi pendidikan bisa jadi opsi, agar:
  • Dana sekolah anak tetap aman
  • Anak tetap bisa lanjut sekolah jika terjadi hal tak terduga pada orang tua

6. Konsisten Menabung di Instrumen yang Tepat

Agar tidak tergerus inflasi, tabungan pendidikan anak dapat ditempatkan dalam berbagai instrumen investasi, seperti logam mulia, deposito, saham, atau obligasi. Pastikan pilih instrumen investasi sesuai tujuan dan profil risiko kamu.

7. Review Rencana Keuangan Secara Berkala

Kondisi finansial dan kebutuhan anak bisa berubah. Perbarui anggaran, target tabungan, dan instrumen investasi sesuai situasi keuangan dan perkembangan pendidikan anak.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA