Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus saat pimpin Rakornas Pengentasan TB. Foto: Unpad
Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus saat pimpin Rakornas Pengentasan TB. Foto: Unpad

Resmi! Kemenkes Tunjuk Unpad Pimpin Riset Vaksin TB Nasional

Citra Larasati • 14 Juli 2026 16:36
Ringkasnya gini..
  • Unpad ditunjuk Wamenkes untuk memimpin riset dan pengembangan vaksin TB buatan asli Indonesia.
  • Langkah ini dukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI untuk tekan 50% kasus TB di 2029.
  • Unpad akan bentuk konsorsium nasional bareng BRIN, Bappenas, Kemenkes, dan Biofarma
Jakarta: Universitas Padjadjaran (Unpad) baru saja mendapat mandat besar untuk memimpin penelitian dan pengembangan vaksin Tuberkulosis (TB) buatan Indonesia. Langkah super strategis ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pengentasan kasus TB yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianti.
 
Targetnya tidak main-main, pemerintah ingin kasus TB di Indonesia bisa anjlok hingga 50 persen pada tahun 2029 mendatang. Penunjukan Unpad ini secara resmi disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengentasan TB yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P.,FISR di Gedung Rektorat Unpad Jatinangor, Selasa, 14 Juli 2026. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Bappenas, BRIN, Biofarma, serta jajaran peneliti top nasional.

Mimpi Besar Vaksin Asli Buatan Negeri

Pemerintah menaruh harapan besar pada ekosistem riset kampus untuk melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat luas. Benjamin sangat antusias saat mengetahui kesiapan Unpad untuk mengambil alih komando riset ini.
 
"Saya punya impian, Unpad ini menjadi kebanggaan kita dengan mendukung pengembangan vaksin TB buatan Indonesia. Saat mendengar Unpad akan buat vaksin TB, saya senang sekali. Saya langsung bilang, kami akan bawa tim ke Unpad, kita semua akan mendukung," ujar Wamenkes dalam siaran pers Unpad, dikutip Selasa, 14 Juli 2026.

Ke depannya, Unpad melalui Rumah Sakit Unpad (RS Unpad) bahkan bersiap membangun fasilitas gedung khusus untuk pemberantasan TB. Wamenkes pun mendorong agar semua agenda riset vaksin TB disatukan dan dipusatkan di kampus bereputasi asal Jawa Barat ini.
 
"Hari ini terjadi kemajuan yang luar biasa. Bappenas mendukung, BRIN mendukung, Kemenkes mendukung, dan teman-teman dari universitas melakukan penelitian. Jadi menurut saya, kita harus menyusun cara kerja yang ada komandonya. Jadi usul saya, semua peneliti baik dari Unpad, dari BRIN atau dari tempat lain, harus mau duduk bersama dalam satu wadah. Vaksin TB ini andalan kita. Usul saya, penelitian vaksin ini secara nasional dipusatkan di Unpad," ujar Benjamin.

Bentuk Konsorsium dan Gerak Cepat

Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyambut tantangan ini dengan penuh optimisme. Mengingat rekam jejak panjang Unpad dalam riset TB, pihaknya siap segera menyusun strategi agar pengembangan vaksin ini bisa direalisasikan sesuai tenggat waktu PHTC Presiden.
 
"Alhamdulillah Unpad ditunjuk menjadi koordinator, dan nanti secara bersama-sama kita akan merumuskan langkah-langkah cepat yang bisa kita lakukan, baik jangka pendek dan jangka menengah agar di tahun 2029 nanti kita punya hasil yang signifikan mengenai penanganan TB," ujar Arief.
 
Sebagai langkah awal, Unpad akan segera menggandeng perguruan tinggi lain, lembaga riset, kementerian, rumah sakit, hingga masyarakat untuk membentuk sebuah konsorsium nasional.
 
"Unpad diminta untuk secara aktif merumuskan langkah-langkah taktis dalam satu bentuk proposal yang lengkap, dalam satu bentuk tindak nyata. Dan nanti kami akan berkoordinasi dengan Bappenas untuk bersama-sama melakukan tindak lanjut sebagai satu langkah yang bisa langsung diimplementasikan secara cepat," ujar Arief.
 
Dalam jangka pendek, sinergi ini ditargetkan mampu menekan kasus TB hingga 15 persen melalui model screening dan tracing skala nasional. Puncaknya tentu saja memproduksi vaksin TB inovasi dalam negeri.
 
"Sebuah kehormatan bagi Unpad diminta untuk memimpin konsorsium ini. Mudah-mudahan amanat yang disampaikan untuk Unpad ini bisa kami jaga dan bersama-sama dengan yang lain kami bisa menyukseskan program pengentasan masalah TB nasional," ujar Arief.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA