Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

ITB Kembangkan Purwarupa Pradiagnosa Covid-19

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian ITB
Arga sumantri • 24 Oktober 2020 11:32

Suara napas hidung direkam antara 10-15 detik dengan memakai mikrofon dan software perekam di HP/tablet. Berkas rekaman suara napas dikirimkan ke server sentral melalui e-mail, atau nanti melalui WhatsApp secara otomatis.
 
Dengan pemakaian Matlab, spektrum signal digital diolah untuk mendapatkan bentuk signal garis. Signal garis ini akan dibandingkan dengan pola-pola napas referensi virus covid-19, untuk ditarik kesimpulan apakah pola napas rekaman menyerupai satu dari pola napas referensi virus covid-19. Apabila iya, ditarik kesimpulan pasien diduga menderita virus corona.
 
"Di samping fungsi pradiagnosa yang sederhana, berdikari, dan mobile, aplikasi NaPas ini akan diintegrasikan dengan fasilitas contact tracing dari Google Maps dan telekomunikasi seluler, dan fasilitas dari penyedia layanan isolasi/karantina mandiri untuk memberikan solusi yang komprehensif kepada para penyintas covid-19," papar Ria.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Lima Masukan Akademisi Terkait Rencana Vaksinasi
 
Ia menjelaskan, hasil pengujian di Bandung selama pandemi covid-19 baru dilakukan terhadap lima orang yang dipradiagnosa dengan hasil pradiagnosa paru-paru saja dari server NaPas di Dhomiri. Sebab, fungsi pradiagnosa saluran napasnya masih harus dimodifikasi dan fungsi siklus napas yang berjalan ada di server NaPas di ITB. 
 
"Sedangkan hasil pengujian sebelumnya jauh lebih banyak karena NaPas telah banyak mengikuti pameran-pameran di ITB dan telah banyak diujicobakan kepada para pengunjung pameran-pameran ITB tersebut," ungkapnya.
 
(AGA)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif