"Saya lapor ke Pak Presiden, Pak kita setahunan ini masih boleh impor, tahun depan kita enggak boleh impor lagi. Kita kejar sekarang kita bikin mesinnya," ungkap Luhut dalam Rakernas BPPT yang digelar secara daring, Selasa, 9 Maret 2021.
Menurut Luhut, kebiasaan impor harus dihilangkan. Sebab pada prinsipnya Indonesia bisa membuat apapun di dalam negeri.
Baca juga: Peringkat ITS Naik dalam QS WUR by Subject 2021
Terlebih saat dia melihat berbagai inovasi anak negeri di masa pandemi covid-19. Jadi, apa yang bisa dibikin di dalam negeri, maka harus diupayakan.
"Apa yang bisa kita bikin di sini, kita bikin di sini dulu. Coba suruh tuh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) ditanya," terangnya.
Kalaupun ada kekurangan dari hasil produksi, Luhut meminta seluruh pihak untuk memaklumi. Sebab, seluruh produk awal tentu banyak kekurangan.
"Kalau kurang dikit biarin ajalah. Kan di luar negeri juga ada salah-salah juga. Masa langsung bagus. Yang penting itu spiritnya yang harus kita lakukan dengan hati dengan tanggung jawab yang benar. Kita enggak mau kita impor," tutup dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News