Ilustrasi korona. Medcom.id
Ilustrasi korona. Medcom.id

Riset dan Inovasi Bisa Selamatkan Indonesia dari Impor Alkes

Pendidikan penelitian Riset dan Penelitian
Kautsar Widya Prabowo • 14 Mei 2020 20:05
Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mendorong kegiatan riset dan inovasi langsung berdampak terhadap masyarakat. Salah satunya mengurangi ketergantungan impor pada alat kesehatan dan bahan baku obat di tengah pandemi covid-19 (korona).
 
"Di masa lalu disebut teknologi tepat guna, tapi saat ini saya melihatnya tidak sekadar tekonologi tepat guna tapi sudah menjurus menjadi inovasi yang tepat guna," ujar Bambang dalam diskusi virtual bedah buku Membangun Penyelenggaran Pendanaan Penelitian yang Berkelanjutan dan Mandiri, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Bambang menyebut Indonesia harus benar-benar mampu memanfaatkan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang ada. Seperti kekayaan SDA dari biodiversity keanekaragaman hayati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca: Impor Alkes Bakal Ditekan Hingga di Bawah 50 Persen)
 
Dia menyebut melalui riset dan inovasi yang benar dapat menciptakan nilai tambah lebih dari SDA biodiversity. Sehingga dapat menghasilkan produk dalam negeri yang memiliki daya saing tinggi dari produk impor.
 
"Produk yang dihasilkan harus tinggi, hanya bisa muncul kalau itu berasal riset dan inovasi yang sungguh-sungguh," tutur dia.
 
Selain itu, ketatnya daya saing negara membuat substitusi impor saat ini menjadi mensubstitusi produk impor dengan inovasi lokal. Sehingga tidak hanya memindahkan lokasi pabrik di Indonesia atau sekadar memindahkan mesin dari luar ke Indonesia.
 
"Kita harus mulai bisa menciptakan inovasi lokal yang bisa menggantikan produk impor," tutur dia.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif