Ilustrasi. Foto: Antara
Ilustrasi. Foto: Antara

Obat Antikorona Herbal Didorong Segera Uji Klinis

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Antara • 11 Mei 2020 13:20
Jakarta: Obat herbal antivirus korona (covid-19) yang diperkenalkan Jenderal Dr. Suradi diharapkan dapat segera diuji secara klinis. Herbal yang diklaim dapat menjadi alternatif obat covid-19 ini sudah digunakan para penderita yang terinfeksi virus korona.
 
"Kita sudah uji baik ke beberapa pasien positif maupun yang bergejala covid-19 atau ODP (Orang Dalam Pengawasan), semuanya berhasil dan sembuh," kata salah satu anggota Tim Riset Herbal covid-19, Hadi Pranoto dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin, 11 Mei 2020.
 
Contoh lain, kata dia, saudara dari Hadi sendiri juga sempat kritis dan setelah menggunakan obat herbal antivirus korona tersebut, saat ini sudah sembuh seperti semula.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan, Tim Riset Herbal Covid-19 terdiri dari sejumlah relawan yang berasal dari profesi dokter, ahli medis, tenaga kesehatan, ahli pengobatan tradisonal dan para akademisi. Mereka mengamati covid-19 secara mendalam dan menghasilkan formula pengobatan secara alami.
 
Baca juga:LIPI Kembangkan Obat Herbal Covid-19
 
Maka dari itu, Hadi mempersilakan Pemerintah untuk segera menguji coba secara langsung, termasuk soal khasiat, keamanan dan keampuhan ramuan herbal tersebut kepada pasien covid-19 yang saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
 
Terkait higienitas dan kehalalan, dia mengatakan juga dapat diuji dan bisa lolos karena antivirus ini berasal dari alam dan tumbuh-tumbuhan.
 
Baca juga:Masyarakat Diminta Hati-Hati dengan Klaim Obat Covid-19
 
"Bisa dipastikan obat ini aman dikonsumsi siapa saja, termasuk lansia, anak-anak maupun ibu hamil atau ibu menyusui. Karena semua bahan bakunya terdiri dari unsur tanah dan air, terutama dari bakteri biologi tanah, tanpa bahan kimia sedikitpun," kata dia.
 
Dia mengatakan, obat herbal yang dikembangkan bersama timnya ini bekerja di tubuh manusia dengan membunuh virus SARS-CoV-2 dan dapat membersihkan bakteri jahat yang ada dalam tubuh manusia.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif