Bumi. DOK Pexel
Bumi. DOK Pexel

Kenalan Yuk Sama Lapisan-lapisan Bumi, dari Kerak hingga Intinya!

Renatha Swasty • 07 Januari 2026 16:03
Jakarta: Sejauh ini, manusia hanya pernah berhasil menaklukkan luar angkasa dan mengirimkan peneliti ke luar tata surya. Namun, ternyata yang berada di bawah permukaan bumi tempat kita berpijak masih tersembunyi dan menyimpan teka-teki.
 
Meskipun beberapa peneliti telah mencoba menggali apa yang ada di bawah permukaan bumi, ternyata hal tersebut hanya menyentuh sebagian kecil dari permukaan bumi. Dengan begitu, dapat disimpulkan bumi bukan hanya bola batu yang padat, tetapi planet dengan struktur yang berlapis serta dinamis.
 
Selain itu, setiap lapisan-lapisan bumi memiliki kedalaman, komposisi, suhu, dan sifat fisik yang berbeda. Untuk memahami lapisan-lapisan bumi lebih dalam, yuk simak penjelasannya berikut ini. 

Apa itu lapisan Bumi?

Mengutip laman Ruangguru, lapisan bumi atau struktur bumi merupakan susunan berlapis yang membangun bagian dalam bumi. Struktur lapisan bumi dapat diibaratkan sebagai bawang, karena semakin dikupas maka lapisannya semakin terlihat.

Struktur bumi terbagi menjadi tiga, yaitu kerak bumi (crust), mantel bumi (mantle), dan inti bumi (core). Berikut penjelasannya:

Struktur lapisan Bumi

1. Kerak Bumi (Crust)

Kerak bumi merupakan bagian paling luar. Lapisan ini menjadi tempat tinggal semua makhluk hidup. Di dalamnya terdapat berbagai batuan, meliputi granit, pasir, tanah liat, dan batu kapur. Selain itu, kerak bumi menyimpan sumber daya alam seperti minyak bumi, gas alam, hingga batu bara. Kerak bumi dibedakan menjadi kerak benua dan kerak samudra. 
 
Suhu yang dimiliki kerak bumi akan meningkat seiring dengan kedalamannya. Pada batas terendahnya, suhu kerak bumi mencapai angka 1.100°C. Ketebalan kerak bumi berbeda-beda, yaitu sekitar 20 hingga 70 kilometer untuk kerak benua, sedangkan kerak samudra memiliki ketebalan sekitar 5 hingga 10 kilometer.

2. Mantel Bumi (Mantle)

Mantel bumi merupakan lapisan yang berada di antara kerak bumi dan inti bumi. Lapisan ini merupakan lapisan paling tebal di antara kedua lapisan lainnya. Karakteristik mantel bumi antara lain, tersusun dari batuan silikat yaitu peridotit dan olivin, memiliki viskositas yang tinggi, menjadi sumber gerakan lempeng tektonik, dan menyumbang sebagian besar volume bumi.
 
Dikenal sebagai lapisan paling tebal, lapisan mantel bumi yaitu sekitar 2.900 km dengan suhu mulai dari 1.000°C di bagian atas dan 3.700°C di bagian bawah yang mendekati inti. Mantel bumi dibagi menjadi dua, yaitu mantel atas (upper mantle) dan mantel bawah (lower mantle). 
 
Mantel atas memiliki ketebalan 10 hingga 300 km di bawah permukaan bumi dengan suhu mencapai 1.400°C - 3.000°C. Mantel atas tersusun dari batuan padat peridotit yang termasuk ke dalam litosfer. Sementara itu, mantel bawah memiliki ketebalan  300-2.890 km di bawah permukaan bumi dengan suhu mencapai 4.000°C. Material yang membentuk mantel bawah lebih padat dan kental dibanding mantel atas.
   

3. Inti Bumi (Core)

Inti bumi merupakan bagian terdalam bumi yang menjadi pusat planet bumi. Inti bumi menjadi sumber medan magnet bumi dan memiliki peranan yang krusial untuk menjaga kehidupan manusia. Dengan adanya inti bumi, kita tetap terlindungi dari radiasi luar angkasa. Inti bumi tersusun dari besi dan nikel. Suhu inti bumi mencapai 4.500°C-5.500°C
 
Inti bumi terbagi menjadi inti luar (outer core) yang terletak di bawah mantel. Inti luar adalah lapisan terluar inti bumi dan memiliki ketebalan sekitar 2.300 km. Inti luar terdiri dari besi dan nikel. 
 
Selanjutnya, terdapat inti dalam adalah lapisan berbentuk bola padat yang terdiri dari logam, dengan radius sekitar 1.220 kilometer, atau sekitar tiga per empat ukuran bulan. Ketebalan inti dalam bumi mencapai antara 2.885 hingga 5.144 kilometer di bawah permukaan bumi.

Struktur lapisan Bumi berdasarkan susunan kimia

1. Atmosfer

Atmosfer adalah lapisan gas atau udara yang menyelimuti bumi. Ketebalannya kurang lebih 1.000 km dan terdiri dari nitrogen dan oksigen, serta beberapa gas lain seperti karbondioksida dan argon.
 
Lapisan atmosfer terbagi lagi menjadi troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, serta eksosfer. Tanpa lapisan atmosfer, makhluk hidup mustahil untuk bernapas dan terlindungi dari sinar ultraviolet. 

2. Hidrosfer

Hidrosfer merupakan lapisan yang berisi seluruh perairan yang ada di bumi. Dengan begitu, samudera, sungai, danau, gletser, hingga uap air yang berada di udara adalah hidrosfer.

3. Litosfer

Litosfer adalah lapisan batuan yang membentuk kulit bumi. Lapisan ini mencakup kerak bumi (crust) yang menjadi tempat aktivitas tektonik, seperti pergeseran lempeng dan terbentuknya pegunungan. 

4. Biosfer 

Biosfer merupakan lapisan bumi yang digunakan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupan. Di lapisan inilah seluruh rantai makanan dan keseimbangan ekosistem terjadi. Biosfer juga mencakup bagian dari atmosfer, hidrosfer, dan litosfer yang mendukung organisme untuk hidup. 
 
Nah, Sobat Medcom Itulah ulasan mengenai lapisan-lapisan bumi yang menjadi fondasi bagi seluruh kehidupan manusia. Mulai dari kerak yang dipijak hingga inti bumi yang panas membara. Setiap lapisan memiliki peran penting untuk menjaga kestabilan dan keseimbangan kehidupan kita. Semoga informasi ini dapat bermanfaat, ya! (Talitha Islamey)
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan