Namun apakah Sobat Medcom tahu, berapa sih kebutuhan serat harian yang ideal bagi tubuh kita? Guru Besar Ilmu Gizi IPB University, Prof Hardinsyah menjelaskan, kebutuhan serat harian orang dewasa umumnya sekitar 25 gram per hari.
Rekomendasi konsumsi serat ini dihitung berdasarkan pada kebutuhan energi. “Kalau langsung dijawab itu 25 gram sehari. Dalam rumusnya, per 1.000 kilokalori energi diperlukan 13 gram serat,” jelas Hardiansyah dalam keterangannya, dikutip Jumat, 9 Januari 2026.
Jika kebutuhan energi rata-rata 2.000 kilokalori per hari, kebutuhan serat orang dewasa berada di kisaran 25–26 gram. angka ini tentu dapat berbeda pada setiap orang, utamanya pada Untuk kelompok usia tertentu.
Anak-anak misalnya, kebutuhan seratnya tidak setinggi orang dewasa. sementara pada lansia kebutuhan serat menurun seiring berkurangnya kebutuhan energi. “Kalau lansia di atas 70 tahun, kebutuhannya bisa sekitar 20 gram per hari,” ujar Hardinsyah.
Fungsi Serat Bagi Tubuh
Fungsi serat sebagai “makanan” bagi mikroba baik di saluran pencernaan. “Salah satu manfaatnya untuk melancarkan proses pencernaan kita, terutama untuk melancarkan bagian akhirnya. Kasarnya, BAB jadi lancar,” ujarnya.Tidak hanya itu, serat juga berperan dalam mengendalikan lemak dan kolesterol tubuh. Kebutuhan serat dapat dipenuhi melalui konsumsi sayur, buah, kacang-kacangan, serta sumber karbohidrat berserat.
Contoh serat dapat dipenuhi dengan pola makan sederhana, seperti mengonsumsi dua mangkuk sayur per hari, dua porsi buah, setengah hingga satu mangkuk kacang-kacangan. Selain itu, jangan hanya mengandalkan nasi putih sebagai sumber karbohidrat.
“Kita bisa selingi dengan jagung atau umbi-umbian, seperti ubi jalar,” ujarnya.
Ia juga memaparkan tanda-tanda kekurangan serat, antara lain rendahnya konsumsi sayur, buah, dan kacang-kacangan, serta gangguan buang air besar. Namun, Hardinsyah mengingatkan bahwa sulit BAB tidak selalu disebabkan kekurangan serat.
“Bisa juga karena kurang gerak atau kurang minum,” jelasnya.
Di sisi lain, konsumsi serat berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping. “Kalau sudah dua kali lipat, misalnya sampai 50 gram, biasanya tidak nyaman di lambung dan sering buang angin,” katanya. Selain itu, asupan serat yang terlalu tinggi dapat menghambat penyerapan mineral penting seperti zat besi, zinc, dan kalsium.
Hardinsyah mengingatkan pentingnya keseimbangan. “Serat sangat dibutuhkan untuk hidup sehat karena bisa mengelola lemak, kolesterol, dan mendukung bakteri baik usus. Tapi kalau berlebihan juga tidak baik,” katanya. Ia menganjurkan pola makan seimbang dengan dua mangkuk sayur, dua porsi buah, setengah mangkuk kacang-kacangan, serta variasi sumber karbohidrat agar kebutuhan serat terpenuhi secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News