Ilustrasi. Unsplash.com
Ilustrasi. Unsplash.com

Fakta Menarik Kopi, Mampu Tingkatkan Imunitas untuk Cegah Covid-19

Pendidikan kopi Riset dan Penelitian Perguruan Tinggi UGM
Arga sumantri • 21 September 2021 09:08
Yogyakarta: Kopi tidak hanya sekedar minuman, jika minum secangkir kopi di pagi hari, bisa menjaga stamina tubuh. Lalu, minum secangkir kopi di sore hari bisa membantu agar mata tetap terjaga pada malam hari untuk menyelesaikan tugas yang menumpuk. 
 
Namun, yang lebih menarik dari kopi ternyata banyak mengandung senyawa antioksidan, sehingga memberikan pengaruh positif terhadap kesehatan tubuh. Hal itu dikemukakan oleh Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Sri Anggrahini, dalam pidato orasi ilmiah berjudul 'Kopi untuk Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19'.
 
Sri mengungkapkan, di berbagai penelitian di luar negeri, kopi menduduki peringkat teratas sebagai asupan yang dinilai mampu mencegah paparan covid-19. Hal itu mendukung banyak penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa kopi bisa meningkatkan kekebalan tubuh, karena adanya kandungan polifenol dan fenolik yang memiliki sifat antioksidan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski mampu meningkatkan kekebalan tubuh, imbuhnya, namun dianjurkan tidak mengonsumsi kopi dalam keadaan perut kosong. "Minum kopi saat perut kosong bisa memungkinkan naiknya kadar gula darah, asam lambung naik dan risiko kena sakit mag," ujar Sri mengutip siaran pers UGM, Selasa, 21 September 2021.
 
Baca: Identik dengan Horor, Ini 4 Hasil Penelitian Tentang Santet
 
Menurut dia, penelitian soal khasiat kopi ini perlu ditindaklanjuti agar bisa mendorong masyarakat kita gemar mengonsumsi kopi serta mengetahui batas aman mengonsumsi kopi sesuai dengan yang dianjurkan. Tidak hanya itu, kopi juga bisa digunakan untuk mendeteksi seseorang terkena covid atau tidak. 
 
"Umumnya penderita covid-19 mengalami gejala hilangnya indera penciuman atau anosmia. Kopi bisa digunakan untuk mendeteksi gejala tersebut karena memiliki rasa dan aroma yang kuat," ujarnya.
 
Orasi ilmiah ini disampaikan dalam puncak peringatan Dies Natalis ke-58 FTP UGM. Dekan FTP UGM Eni Harmayani mengatakan FTP UGM telah berkiprah selama 58 tahun dalam mengabdi untuk ibu pertiwi. 
 
Perjalanan panjang ini telah menghasilkan ribuan alumni yang bergerak di berbagai bidang, khususnya pengembangan teknologi pertanian dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Sejak didirikan pada 19 September 1963, FTP telah menghasilkan sekitar sembilan ribu alumnus yang bergerak di berbagai bidang.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif