Peserta difabel UTBK SBMPTN di Unnes Riko Wahyu Diyanto. DOK Unnes
Peserta difabel UTBK SBMPTN di Unnes Riko Wahyu Diyanto. DOK Unnes

Ingin Masuk Jurusan Psikologi Unnes, Atlet Difabel Ini Tak Gentar Ikut UTBK

Renatha Swasty • 18 Mei 2022 10:18
Jakarta: Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang Riko Wahyu Diyanto mendaftarkan diri ke Universitas Negeri Semarang (Unnes).  Peserta difabel itu ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022.
 
Atlet difabel cabor Boccia Jawa Tengah yang meraih Medali Perak di PON Papua 2021 itu bermimpi menjadi mahasiswa jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Unnes.
 
“Mimpi saya ingin menjadi mahasiswa jurusan Psikologi FIP Unnes, untuk itu saya bersemangat untuk mengikuti UTBK di Unnes,” kata Riko dikutip dari unnes.ac.id, Rabu, 18 Mei 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Riko mengaku sempat kesulitan mencari informasi terkait UTBK. Namun, kegigihannya membuat berhasil mendapatkan informasi tersebut melalui orang terdekat.
 
Dia juga menceritakan respons orang tua yang awalnya tidak menyetujui mengikuti UTBK karena keterbatasan fisik. “Jujur respons orang tua sedikit tidak menyetujui karena keterbatasan fisik, namun saya tetap bersikukuh untuk ikut dan ini menjadi usaha saya dalam mengangkat derajat martabat orang tua saya,” kata Riko.
 
Riko sangat ingin membuktikan keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang. Justru, menjadi kemajuan.
 
“Walaupun sebagai anak difabel harus bisa kuliah meski jalan rintangan yang dihadapi berat, saya harus tetep berjuang,” kata Riko.
 
Riko mengapresiasi pelayanan Unnes untuk peserta UTBK berkebutuhan khusus. Dia menilai layanan sangat baik dan mengfasilitasi peserta berkebutuhan khusus dengan baik.
 
“Alhamdulillah Unnes sangat baik dalam memberikan pelayanan, saya dibantu dalam segala hal sehingga saya dapat mengikuti UTBK dengan lancar” tutur dia. 
 
Unnes menjadi salah satu pusat UTBK SBMPTN. Unnes menyiapkan 790 komputer.
 
Unnes juga menyediakan lokasi bagi peserta penyandang disabilitas. Rektor Unnes Fathur Rokhman menyampaikan sebagai salah satu pusat UTBK, pihaknya memberikan kesempatan kepada peserta yang memiliki kebutuhan khusus untuk mengikuti UTBK di Unnes.
 
“Kami membentuk panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk mengatur dan mendukung pelaksanaan UTBK agar berjalan sebagaimana mestinya dan dapat diikuti oleh peserta yang berkebutuhan khusus. Untuk itu, kami berterima kasih kepada Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang mempercayakan kami sebagai salah satu pusat pelaksaanaan UTBK,” ujar Fathur.
 
Baca: Datang Terlambat, 1 Peserta UTBK SBMPTN di Unesa Gagal Ikut Ujian
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif