Komodo mengadang truk di Pulau Rinca. Istimewa
Komodo mengadang truk di Pulau Rinca. Istimewa

9 Fakta Unik Komodo: Berasal dari Australia Hingga Terancam Punah

Medcom • 17 Maret 2022 18:42
Jakarta: Komodo merupakan hewan endemik Indonesia yang keberadaannya hanya ditemukan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, berdasarkan jurnal Systematic Biology (2022), reptil ini disinyalir berasal dari Australia. Benarkah demikian?
 
Untuk mengupas lebih lanjut mengenai komodo, berikut 9 fakta unik komodo dikutip dari laman Zenius:

1. Kadal terberat di dunia

Fakta unik pertama tentang komodo yang mesti Sobat Medcom ketahui, reptil ini diduga merupakan kadal terberat di dunia. Menurut National Geographic, berat hewan bernama ilmiah varanus komodoensis itu bisa mencapai 136 kilogram dengan panjang tiga meter.

2. Memiliki kelenjar racun

Fisik komodo bisa dibilang cukup khas, di mana memiliki kulit bersisik, kepala yang panjang hingga rata ke bagian badan, kaki bengkok, dan moncong atau mulut yang memanjang ke depan.
 
Di bagian bawah moncong atau rahang, rupanya terdapat kelenjar racun. Inilah sebabnya manusia yang terkena gigitan komodo bisa mengalami penurunan tekanan darah hingga pembekuan darah.

3. Mampu berjalan jauh dengan cepat

Meski memiliki bobot tubuh yang berat, faktanya komodo mampu menempuh perjalanan sejauh delapan kilometer per hari. Inilah alasannya mengapa reptil tersebut lebih suka tinggal di area yang luas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, komodo juga bisa berjalan dengan kecepatan mencapai 20 kilometer per jam. Sangat cepat, bukan? Namun, uniknya, komodo hanya bisa berjalan lurus.

4. Merupakan hewan karnivora

Komodo bertahan hidup dengan memangsa binatang lain. Santapannya beragam, mulai dari babi, ayam hutan, kerbau, hingga rusa.

5. Merupakan keturunan dinosaurus

Smithsonian, laman jurnal dan penelitian Amerika Serikat, menduga komodo merupakan keturunan dinosaurus. Pernyataan ini bukan omong kosong belaka, ahli paleontologi dan ilmuwan sudah banyak menemukan kesamaan DNA di tubuh dinosaurus dan komodo.

6. Berasal dari Australia

Menyambung pembahasan di awal, benarkah komodo mulanya berasal dari Australia? Menurut Live Science, salah satu laman di bidang sains asal Amerika Serikat, komodo memang pertama kali berevolusi di Australia. Namun, sekitar 900.000 tahun yang lalu, reptil itu bermigrasi ke wilayah Flores, Indonesia.
 
Komodo bermigrasi lantaran air laut di Negeri Kanguru kala itu tidak cukup tinggi. Jika dibandingkan dengan saat ini, perbedaan ketinggian air itu bahkan mencapai 85 meter.

7. Terancam punah akibat pemanasan global

Komodo merupakan hewan yang hanya ada di Indonesia. Pada 2020, jumlah populasinya tinggal 3.163 ekor yang tersebar di beberapa pulau, yakni 1.614 ekor di Pulau Komodo, 1.376 ekor di Pulau Rinca, 69 ekor di Pulau Gili Motang, 92 ekor di Pulau Nusa Konde, dan 12 ekor di Pulau Padar.
 
Beberapa tahun belakangan, jumlah spesies komodo semakin langka. Salah satu penyebab berkurangnya komodo ialah pemanasan global.
 
Menurut Conservation International, lembaga konservasi internasioanl asal Amerika Serikat, kenaikan suhu bumi akibat pemanasan global berperan penting untuk kehidupan jangka panjang komodo. Lembaga itu memprediksi, kenaikan suhu bumi akan mengikis habitat komodo sebesar 30 persen dalam jangka waktu 45 tahun ke depan.

8. Menjadi simbol satwa nasional

Meskipun terancam punah, komodo ditetapkan sebagai simbol satwa nasional. Hal ini dikarenakan keunikan latar belakangnya yang hanya ada di Indonesia. Saking uniknya, UNESCO bahkan menetapkan Taman Nasional Komodo sebagai situs warisan dunia sejak 1991.

9. Menjadi maskot SEA Games 2011

Ketika pesta olahraga Asia Tenggara, SEA Games, digelar di Indonesia pada 2011, pemerintah menetapkan komodo sebagai maskot perhelatan ini. Maskot tersebut terdiri dari dua komodo laki-laki dan perempuan yang diberi nama Modo dan Modi.
 
Sama seperti simbol satwa nasional, komodo dipilih sebagai maskot lantaran merupakan hewan langka yang cuma ada di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga ingin mengenalkan komodo kepada masyarakat internasional.
 
Itulah sederet fakta unik komodo, hewan endemik Indonesia yang terancam punah. Untuk menjaga kelestariannya, Sobat Medcom bisa turut berpartisipasi dengan mengikuti gerakan earth hour. Kampanye ini bertujuan menekan laju pemanasan global, salah satu penyebab kepunahan komodo. (Nurisma Rahmatika)
 
Baca: Upaya Pemerintah Menjaga Keamanan Komodo
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif