MoA ini mengatur penyelenggaraan program integrasi Sarjana–Magister antara Program Studi S1 Business Mathematics Prasmul dan Program Studi S2 Matematika ITB yang keduanya sudah terakreditasi Unggul. Melalui skema ini, mahasiswa S1 Business Mathematics Prasmul memperoleh kesempatan mengambil sejumlah mata kuliah S2 Matematika ITB sejak masih menempuh studi sarjana.
Dengan pengakuan kredit tersebut, mahasiswa yang melanjutkan ke S2 Matematika ITB nantinya hanya perlu menyelesaikan sisa SKS, sehingga masa studi magister dapat ditempuh dalam waktu satu tahun perkuliahan.
“MoA integrasi Sarjana, Magister ini merupakan kerja sama pendidikan pertama yang dilakukan ITB dengan mitra eksternal. Kolaborasi strategis ini kami posisikan sebagai tonggak awal sekaligus inisiatif pembuka untuk pengembangan kerja sama yang lebih mendalam ke depan, baik pada penguatan kurikulum, riset bersama, maupun pengembangan talenta," kata Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, Ph.D. dalam siaran persnya, dikutip Kamis, 22 Januari 2026.
Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas STEM Prasmul, Permata Nur, Ph.D., menegaskan, kolaborasi ini menjadi sangat penting karena mahasiswa membutuhkan penguatan sains dan teknologi sebagai fondasi dalam membangun kapabilitas bisnis yang kokoh, sejalan dengan karakter Universitas Prasetiya Mulya. “Bagi mahasiswa yang ingin mendalami aplikasi matematika di berbagai bidang, khususnya dalam konteks industri dan bisnis, ITB merupakan mitra akademik yang tepat dan strategis," terangnya.
Melalui kolaborasi ini, Universitas Prasetiya Mulya dan ITB menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang berdampak, menghadirkan solusi nyata melalui pengembangan sumber daya manusia unggul di business mathematics. Tidak hanya menguasai teori dan penerapan matematika, khususnya di bidang aktuaria, keuangan, dan sains data namun juga memiliki perspektif bisnis yang kuat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News