Mendikdasmen Abdul Mu'ti. DOK Kemendiktisaintek
Mendikdasmen Abdul Mu'ti. DOK Kemendiktisaintek

Cerita Mudik Menteri Abdul Mu'ti ke Kudus: Terjebak Macet di Brexit hingga Spill Outfit

Ilham Pratama Putra • 30 Maret 2026 19:13
Ringkasnya gini..
  • Selama mudik, pengalaman Abdul Mu'ti berbeda-beda.
  • Mu'ti memanfaatkan libur Idulfitri dengan pulang ke kampung halaman di Kudus.
  • Mu'ti pernah terjebak dmacet parah di Brexit hingga ada kejadian lucu saat mampir di warung makan.
Jakarta: Semenjak tinggal di Jakarta pada tahun 2002, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti selalu mudik tiap lebaran Idulfitri Ia pulang ke kampung halamannya di Kudus, Jawa Tengah.
 
"Selama 24 kali mudik itu tidak pernah pengalamannya itu sama tiap tahun," ungkap Mu'ti dalam Acara Halalbihalal Kemendikdasmen di Gedung Kemendikdasmen, Senin, 30 Maret 2026.
 
Dia bercerita saat mudik pernah terjebak macet parah. Sehingga, perjalanan ke Kudus melalui jalur darat memakan waktu dua hari.

Titik kemacetan paling parah saat keluar tol Brebes. "Brexit itu artinya Brebes Exit. Pas juga itu di Inggris lagi ramai-ramai soal itu, apakah Inggris mau gabung dengan Uni Eropa atau tidak," kenang dia.
 
Ada juga pengalaman lucu saat mudik dan berhenti istirahat dalam perjalanan. Ia singgah di sebuah warung.
 
"Saya di warung sambil berbuka begitu nonton TV, eh TV-nya menayangkan saya. Karena tapping waktu itu, sehingga wah saya nonton diri sendiri ini," cerita Mu'ti.
 
Mu'ti juga menyinggung gayanya saat mudik. Dalam perjalanan mudik, biasanya Mu'ti selalu pakai jaket dan topi bisbol.
 
 
"Itu selalu pakai jaket, topi bisbol, supaya di Sate Batibul (tegal) itu tidak kenal saya," ungkap dia.
 
Mu'ti mudik ke Kudus menggunakan jalur darat. Ia mudik pada tanggal 18 Maret 2026.
 
"Tentu kumpul bersama keluarga dong dan terutama kumpul ibu ya, kumpul ibu, kemudian family, dan juga tentu saja kumpul bersama masyarakat," ungkap Mu'ti saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.
 
Baginya, mudik saat Idulfitri mengandung tiga momen penting, mulai dari momen penyegaran hingga momen berkumpul. "Pertama adalah momen refreshing, kita senang-senang," ungkap dia. 
 
Dalam momentum refreshing itu ada dua pemaknaan, yaitu refreshing dari segi spiritual dan refreshing sosial.
 
"Kedua itu momen reunion. Kita bersatu kembali, ketemu teman sekolah, teman lama yang sebagian teman saya sudah banyaknya jadi nenek-nenek, jadi kakek-kakek," tutur dia.
 
Ketiga, Idulfitri juga menjadi momentum rekreasi. Selama periode libur Idulfitri seseorang bisa memiliki ide baru atau gegasan baru.
 
"Momentum mudik itu sebagai bagian dari kita mendapatkan inspirasi-inspirasi untuk memperbaiki diri dan memperbaiki kinerja tentu saja sebagai bagian dari tugas pengabdian kepada bangsa negara," ujar dia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan