Mendikbud Nadiem Makarim didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau SDN Polisi 1 Kota Bogor. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Mendikbud Nadiem Makarim didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau SDN Polisi 1 Kota Bogor. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Nadiem Tinjau Sekolah Zona Oranye di Wilayah Bogor

Pendidikan sekolah tahun ajaran baru Kenormalan Baru
Ilham Pratama Putra • 30 Juli 2020 10:51
Bogor: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengunjungi beberapa sekolah yang masuk zona oranye virus korona (covid-19) di wilayah Bogor, Jawa Barat. Nadiem memantau praktik Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang dilakukan sekolah.
 
Salah satu sekolah yang disambangi Nadiem ialah SD Negeri Polisi 1, Kota Bogor. Nadiem tiba sekitar pukul 09.09 WIB didampingi Wali Kota Bogor, Bima Arya. Keduanya diminta mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Petugas sekolah memeriksa suhu tubuh Nadiem.
 
"Saya jarang sekali melihat guru yang paham dengan rinci penyelenggaraan PJJ. Ini hal yang bikin saya termotivasi, guru instropeksi dan berimprovisasi apa yang cocok untuk tatap muka dan apa yang tidak cocok. Fleksibilitas guru di sini saya salut sekali," kata Nadiem, di SD Negeri Polisi 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 30 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia juga mengapresiasi para guru yang menurutnya mampu mengadaptasi teknologi. Para guru di sekolah itu juga dinilai telah mengerti jika PJJ tak perlu menuntaskan kurikulum.
 
"Saya salut sekali guru mencoba berbagai platform. Dan banyak sekali yang meminta ke kami distandarisasi, padahal guru bilang saya cocok di sini (platformnya). Dan saya dukung kemerdekaan para guru dalam memilih dan menuntaskan pelajaran," lanjut Nadiem.
 
Kunjungan ini bakal jadi salah satu bahan evaluasi Nadiem terkait PJJ. Pun sebagai bahan evaluasi dalam melihat kesiapan kenormalan baru di sekolah.
 
Baca:FSGI Minta Nadiem Turun ke Lapangan Pantau Kondisi Pendidikan
 
Kepala Sekolah SD N Polisi 1, Rudite mengaku senang dengan kehadiran Nadiem. Kunjungan ini bisa jadi sarana meminta masukan secara langsung bagaimana memantapkan PJJ dan persiapan kenormalan baru.
 
Rudite mengatakan, pihaknya menyiapkan membuka sekolah secara bertahap. Rudite ingin para guru mulai beradaptasi dengan kebudayaan baru.
 
"Cuci tangan, pakai hand sanitizer, pakai masker, harus bawa bekal dari rumah, bawa botol minum pribadi, itu harus ada di guru dulu. Kalau di guru sudah, Insyaallah nanti ke siswa juga bisa itu. Kita masih menguatkan untuk protokolnya," kata Rudite.
 
Nadiem juga akan meninjau SMA Regina Pacis dan SMP Al Ghazaly, Kota Bogor Tengah. Selain itu, SMK Ma'arif milik Lembaga Pendidikan Ma'arif Nahdatul Ulama (NU) Kabupaten Bogor hingga SMP Muhammadiyah Kota Bogor juga masuk dalam daftar kunjungan Mas Menteri.
 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif