Jakarta: Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar sidang skripsi daring pertamanya selama masa perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana pandemi virus Korona. Untuk teknis pelaksanaan sidang daring, pihak rektorat menyerahkan ke masing-masing fakultas dan program studi (prodi).
Direktur Pendidikan dan Internasionalisasi Unpad, Mohamad Fahmi menyampaikan, selain teknis pelaksanaan, penilaian sidang juga diserahkan ke fakultas dan prodi. Keleluasaan ini juga bertujuan untuk menjaga kualitas proses sidang dan ujian.
“Hampir semua fakultas menyatakan sidang skripsi berlangsung sesuai jadwal,” kata Fahmi dikutip dari laman Unpad, Jakarta, Selasa, 31 Maret 2020.
Sidang akhir perdana di Unpad dilaksanakan oleh Prodi Biologi. Mahasiswi prodi tersebut, Naufalni Anwar mengikuti sidang dengan skripsi berjudul 'Uji Tuberkulosis terhadap Resistensi Rifampisin dan Obat Antituberkulosis Lainnya dengan Metode Tes Cepat Molekuler dan Mycobacterium Growth Indicator Tube'.
Baca juga: Unpad Perpanjang Kuliah Daring Sampai Juni
Ia menjadi mahasiswa Unpad pertama yang lulus dalam sidang skripsi daring. Dosen Biologi Unpad Budi Irawan menjelaskan, skripsi tersebut dipresentasikan di hadapan dosen pembimbing dan penguji melalui aplikasi telekonferensi Zoom.
"Batasan waktu telekonferensi pada Zoom yaitu 40 menit,” ujar Budi.
Sesi pertama diisi dengan persiapan dan tanya jawab pembimbing. Sesi dua diisi dengan tanya jawab tim penguji. Kemudian sesi ketiga diisi dengan briefing penilaian dan pembacaan yudisium.
Dalam sidang daring tersebut, Naufalni dinyatakan lulus dengan yudisium 'Sangat Memuaskan'. Sidang daring ini tetap mengutamakan tata tertib layaknya keadaan normal. Mahasiswa tetap berpakaian rapi dan menggunakan jas almamater saat menjalani sidang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan