Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

SNMPTN/SBMPTN 2020

Tak Ada UTBK Susulan Bagi Peserta yang Sakit di Hari-H

Pendidikan beasiswa osc SNMPTN/SBMPTN 2020
Ilham Pratama Putra • 09 Juni 2020 07:07
Jakarta: Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bakal digelar secara di 74 perguruan tinggi pusat UTBK di rentang waktu 5 hingga 12 Juli 2020. Tiap pusat UTBK bakal menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
 
Ketua Pelaksana Ekseskutif, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Budi Prasetyo menyebut, akan ada pemeriksaan suhu tubuh dan kesehatan bagi peserta yang akan memasuki lokasi pelaksanaan UTBK. Bagi yang dinyatakan tidak sehat akan diminta untuk kembali ke rumah.
 
"Yang sakit tidak dijinkan masuk dan tidak ada kesempatan di lain waktu. Karena dikhawatirkan akan menjadi klaster baru (covid-19) 'UTBK'," kata Budi dalam live Instargambertema UTBK-SBMPTN Era Pandemi di akun @osc_medcom, Senin 8 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:KIP Kuliah Terkendala, Pendaftaran UTBK Alumni MA Gap Year Terganggu
 
Untuk penerapan protokol kesehatan di pusat UTBK, pihaknya menggandeng Satgas Covid-19 di daerah setempat. Pun perguruan tinggi hanya boleh membuka beberapa pintu masuk ke kawasan pusat UTBK.
 
"Yang kita lakukan seperti di tempat lain, kita ukur temperatur. Gambarannya di perguruan tinggi ketika tes gerbang itu dibuka hanya dua atau empat untuk pengecekan," lanjutnya.
 
Keberlangsungan tes UTBK juga sangat bergantung pada rekomendasi Satgas Covid-19 di tempat lokasi UTBK berada. Jika Satgas Covid-19 melarang adanya UTBK-SBMPTN di daerah tersebut maka LTMPT juga akan mengikuti rekomendasi tersebut dan menjadwalkan ulang pelaksanaan UTBK.
 
Begitu juga ketika Satgas covid-19 daerah masih mengizinkan, maka UTBK-SBMPTN akan tetap dilaksanakan. "Ketika masih ada daerah yang tidak mengizinkan, nanti baru itu yang namanya force majure kita mengambil kebijakan tidak melaksanakan UTBK dulu di daerah itu saja. Yang daerahnya bisa berjalan akan terus berjalan," pungkas Budi.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif