Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Adi Soeprijanto, ITS/Humas.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Adi Soeprijanto, ITS/Humas.

Peminat ITS di SBMPTN Turun 58,9 Persen

Pendidikan SNMPTN/SBMPTN 2019 SBMPTN 2019
Amaluddin • 25 Juni 2019 18:14
Surabaya:Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2019 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah ditutup Senin, 24 Juni 2019 pukul 22.00 WIB. Dari data yang ada hingga penutupan, terdapat 14.165 pendaftar yang memilih program studi (prodi) di ITS.
 
"Dari data tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu sebanyak 34.446 pendaftar. Bisa dikatakan penurunannya sekitar 58,9 persen," kata Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Adi Soeprijanto, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Selasa, 25 Juni 2019.
 
Adi berpendapat, penurunan ini terjadi karena terdapat perubahan kebijakan dalam SBMPTN tahun ini. Pasalnya, para pendaftar tahun ini dapat melihat lebih dulu hasil Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK), yang telah mereka lakukan dan digunakan untuk mendaftar di SBMPTN sesuai dengan nilai mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Resmi ditutup, Jumlah Pendaftar SBMPTN 714.652 Peserta
 
Adi juga beranggapan, hanya pendaftar yang memiliki nilai UTBK tinggi yang berani mendaftarkan diri ke ITS. Pasalnya, dengan melihat data rata-rata nilai SBMPTN tertinggi, pendaftar yang diterima pada setiap perguruan tinggi tahun lalu, ITS menempati posisi ke-4, baik pada bidang sains dan teknologi (saintek) maupun sosial dan humaniora (soshum).
 
Sedangkan dengan melihat rekap data nilai UTBK pada tahun ini di Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), menunjukkan jumlah peserta yang memiliki nilai setiap mata ujian tinggi tidak begitu banyak.
 
"Hal inilah yang menjadi salah satu faktor penurunan peminat ITS pada SBMPTN 2019 ini," kata mantan Ketua LPPM ITS itu.
 
Baca:Skor UTBK Kecil, Jangan Nekat Pilih Prodi Kedokteran
 
Selanjutnya, jika melihat data asal provinsinya, para pendaftar yang memilih ITS terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Timur (Jatim). Lebih dari setengah peminat ITS tahun ini berasal dari provinsi tersebut, yaitu sebanyak 7.195 pendaftar. "Kemudian disusul dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar) sebanyak 1.264 pendaftar dan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta sebesar 1.013 pendaftar," ujarnya.
 
Jika ditinjau dari persebaran prodi di ITS, kata Adi, Teknik Informatika paling banyak dipilih oleh pendaftar yaitu sebesar 1.027 pendaftar. Kemudian disusul dengan Teknik Elektro sebanyak 660 pendaftar, angka tersebut jauh di bawah pendaftar tahun lalu.
 
"Sedangkan peminat paling sedikit pada Desain Interior sebanyak 218 pendaftar saja," kata guru besar Teknik Elektro tersebut.
 
Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) resmi ditutup 24 Juni 2019 pukul 22.00.WIB. Peserta yang mendaftar tercatat sebanyak 714.652peserta. Secara terperinci, berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) peserta yang memilih kelompok Program Studi Saintek (sains teknologi) sebanyak 360.329 (50.42%) peserta. Kemudian yang memilih Program Studi Soshum (sosial humaniora) sebanyak 345.896 (48.40%) peserta.
 
Adapun peserta yang memilih campuran (Saintek/Soshum) sebanyak 8.427 (1.18%) peserta. Sedangkan jumlah peserta menurut statusnya dapat dirinci, yang merupakan peserta reguler sebanyak 541.339 peserta dan peserta pengusul beasiswa Bidikmisi sebanyak 173.313 peserta.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif