Gedung Teknik Geomatika ITS. Foto: Dok. ITS
Gedung Teknik Geomatika ITS. Foto: Dok. ITS

Lulusannya Cepat Dapat Kerja, Kenali Perbedaan Teknik Geomatika dan Geofisika ITS

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi ITS jurusan kuliah Teknik Geomatika Teknik Geofisika
Citra Larasati • 01 Mei 2022 14:05
Jakarta:  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memiliki dua departemen di ranah ilmu kebumian, yaitu Departemen Teknik Geomatika dan Departemen Teknik Geofisika. Namun masih banyak orang yang sering salah membedakan di antara keduanya, simak artikel berikut ini untuk tahu perbedaannya, yuk!
 
Kepala Departemen Teknik Geomatika, Danar Guruh Pratomo mengatakan selama masih ada bumi dan peradaban, ilmu kebumian tetap dibutuhkan oleh banyak orang.  Keilmuan Teknik Geomatika bersifat lebih kuantitatif jika dibandingkan dengan Teknik Geofisika yang bersifat kualitatif.
 
“Jika Teknik Geomatika memperhitungkan sebuah pergerakan lempeng, Teknik Geofisika yang dapat menceritakan bagaimana hal itu dapat terjadi,” sebutnya, dilansir dari laman ITS, Minggu, 1 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lebih lanjut, Danar menjelaskan bahwa Teknik Geomatika bertugas menyajikan data geospasial seperti dalam bentuk peta. Untuk proses belajar mahasiswa, departemen yang mulanya bernama Teknik Geodesi ini menyediakan lima laboratorium, yaitu Geodesi dan Geodinamika, Geospasial, Survei dan Kadaster, Geomarin, serta Geoinformatika. 
 
Ia menambahkan, lulusan Departemen Teknik Geomatik ITS terbilang cukup cepat dalam mendapatkan kerja. Hal ini disebabkan banyaknya kebutuhan akan peta sebagai data geospasial untuk menunjang berbagai aktivitas.
 
“Berdasarkan data, banyak lulusan Teknik Geomatika ITS yang mendapatkan pekerjaan kurang dari enam bulan setelah lulus,” tuturnya.
 
Sementara, Kepala Departemen Teknik Geofisika ITS, Dwa Desa Warnana menjelaskan, Teknik Geofisika mempelajari struktur perlapisan di bawah permukaan bumi. Dari sana, dapat diketahui kemungkinan keberadaan suatu sumber daya meskipun tidak dilakukan pengeboran.
 
“Kami juga menyediakan laboratorium penunjang, yaitu Eksplorasi Mineral dan Air Tanah serta Geofisika Teknik dan Lingkungan,” ujar dosen yang akrab disapa Anang ini.
 
Meskipun baru akan genap satu dekade pada tahun ini, Departemen Teknik Geofisika ITS sudah mendapatkan akreditasi A oleh BAN-PT. Selain itu, departemen ini juga sudah mendapatkan akreditasi internasional oleh Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE).
 
Di sisi lain, Departemen Teknik Geomatika ITS yang telah lebih dahulu berdiri juga telah mengantongi akreditasi nasional dan internasional. Departemen Teknik Geomatika ITS telah mendapat akreditasi A dari BAN-PT. Selain itu, departemen ini telah terakreditasi oleh Asean University Network – Quality Assurance (AUN-QA).
 
Baca juga:  2 Mahasiswa Program Magister Manajemen Teknologi ITS Raih IPK Sempurna
 
Terlepas dari perbedaannya, menurut Anang, kedua keilmuan ini saling melengkapi. Misalnya, survei oleh Teknik Geofisika dapat dilakukan dengan bantuan peta topografi hasil dari keilmuan Teknik Geomatika. “Teknik Geofisika ITS memiliki hubungan baik karena beberapa kali juga melakukan kerja sama dengan Teknik Geomatika ITS,” pungkasnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif