Ilustrasi. Dok Medcom
Ilustrasi. Dok Medcom

Apa itu Homeless Media? Ini Pengertian, Fungsi, Tujuan New Media yang Digandeng Bakom RI

Ilham Pratama Putra • 08 Mei 2026 13:58
Ringkasnya gini..
  • Homeless media adalah media alternatif yang memanfaatkan media sosial sebagai alat distribusi informasi.
  • Fenomena homeless media berkembang pesat karena generasi muda lebih menyukai konten berita singkat, visual, dan mudah dibagikan.
  • Meski dinilai cepat dan dekat dengan audiens, homeless media tetap menghadapi tantangan akurasi serta verifikasi informasi.
Jakarta: Istilah homeless media belakngan sering muncul dalam berbagai pembahasan perkembangan media digital hari ini. Pembicaraan homeless media atau media tanpa rumah ini pun samakin menjadi buah bibir saat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menjadikan homeless media sebagai mitra melalui New Media Forum. 
 
"New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media," ujar Qodari dalam jumpa pers di kantor Bakom, Jakarta, dikutip Jumat 9 Mei 2026.
 
Dalam konferensi pers itu, Qodari pun menyebutkan sejumlah nama homeless media yang digandeng Bakom RI. Nama-nama media itu sering muncul di layar instagram hingga TikTok.
 
Baca juga: Lestari Moerdijat Dorong Remaja Jujur soal Usia di Media Sosial, Ini Alasannya!

Homeless media saat ini memang tumbuh pesat melalui platform seperti nstagram, TikTok, hingga X. Kontennya pun beragam, mulai dari informasi lokal, berita viral, isu pendidikan, hiburan, hingga peristiwa terkini yang dikemas secara singkat dan mudah dipahami pengguna internet, khususnya generasi muda.

Lantas sebenarnya apa itu homeless media? Bagaimana homeless media bekerja dan apa pula tujuan dan targetnya? Simak informasi berikut:

Apa itu homeless media?

Dalam jurnal komunikasi digital yang diterbitkan Universitas Tarumanegara (2022) dijelaskan homeless media adalah bentuk media alternatif yang memanfaatkan media sosial sebagai pusat distribusi informasi. Media jenis ini biasanya dikelola secara independen oleh individu, komunitas, atau tim kecil tanpa struktur organisasi sebesar media arus utama.
 
Penelitian berjudul Peran Homeless Media dalam Melakukan Penyebaran Informasi di Media Sosial Instagram itu menerangkan homeless media berkembang karena perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Audiens kini lebih menyukai konten cepat, visual, dan interaktif dibandingkan format berita konvensional yang panjang.
 
Homeless media juga dinilai mampu menjangkau pengguna internet secara lebih dekat karena menggunakan gaya bahasa santai, desain visual menarik, serta pendekatan yang sesuai dengan budaya digital anak muda. Tidak sedikit akun homeless media yang akhirnya memiliki jutaan pengikut dan tingkat interaksi tinggi di media sosial.
 
Baca juga: Apa Itu Fineshyt yang Lagi Viral di TikTok? Ternyata Bukan Makin Lho!

Sementara itu, penelitian dari Universitas Gunadarma menjelaskan homeless media menjadi alternatif baru bagi generasi Z dalam memperoleh informasi. Generasi muda dianggap lebih nyaman mengakses berita melalui media sosial dibandingkan membuka portal berita formal secara langsung.

Perbedaan homeless media dengan media konvensional

Homeless media memiliki perbedaan mendasar dengan media mainstream atau media arus utama. Media konvensional umumnya memiliki struktur redaksi, proses verifikasi berlapis, hingga badan hukum perusahaan pers dan dinaungi oleh Dewan Pers.
 
Fenomena homeless media juga dianggap sebagai bagian dari transformasi industri media di era digital. Perubahan perilaku masyarakat yang semakin bergantung pada media sosial membuat pola distribusi informasi ikut berubah. 
 
Informasi kini tidak lagi sepenuhnya berasal dari institusi media besar. Tetapi juga dari akun-akun independen yang mampu membangun kedekatan dengan audiens.
 
Dalam perkembangannya, homeless media diperkirakan akan terus tumbuh seiring meningkatnya penggunaan media sosial di Indonesia. Namun para akademisi komunikasi mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat tetap mampu memilah informasi yang akurat dan dapat dipercaya di tengah derasnya arus konten digital.

Daftar Homeless Media mitra Bakom RI

Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari menyebutkan 41 nama homeless media yang menjadi mitra pemerintah. Berikut daftarnya:
  1. Folkative
  2. Indozone
  3. Dagelan
  4. Indomusikgram
  5. Infipop
  6. Narasi
  7. Muslimvlog
  8. USS Feed
  9. Bapak-Bapak ID
  10. Menjadi Manusia
  11. GNFI
  12. Creativox
  13. Kok Bisa?
  14. Taubaters
  15. Pandemic Talks
  16. TaubaTers
  17. Kawan Hawa
  18. Folix
  19. Ngomongin Uang
  20. Big Alpha
  21. Good States
  22. Hai Dulu
  23. Proud Project
  24. Vebis
  25. Unframe
  26. Kumpul Leaders
  27. CXO Media
  28. Volix Media
  29. How To Do Nothing
  30. Everless Media
  31. Geometry Media
  32. Folks Diary
  33. Dream
  34. Melodi Alam
  35. NKTSHI
  36. Modestalk
  37. Lead Media
  38. Nalar TV
  39. Mahasiswa dan Jakarta
  40. North West
  41. Mature Indonesia
Menurut Qodari, kerja sama dengan homeless media tersebut penting dilakukan. Tujuannya untuk menjangkau publik seluas-luasnya. 
 
Homeless media kata dia mesti dirangkul oleh pemerintag. "Kalau dijauhi malah susah ngomong kita. Ya kan? Tambah dulu nih silaturahmi kan begitu," terangnya. 
 
Meski begitu, sejumlah homless media yang namanya disebutkan Qodari sudah menolak untuk bermitra dengan Bakom RI. Bahkan sebagian lainnya mengungkap tidak hadir dalam pertemuan itu, namun tetap saja nama medianya disebutkan Qodari. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA