Kegiatan Seminar Pasar Modal diselenggarakan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis UNPAR pada Jumat, 18 Oktober 2019 (Foto:Dok.UNPAR)
Kegiatan Seminar Pasar Modal diselenggarakan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis UNPAR pada Jumat, 18 Oktober 2019 (Foto:Dok.UNPAR)

Dorong Investasi, UNPAR Kenalkan Pasar Modal kepada Mahasiswa

Pendidikan UNPAR
Gervin Nathaniel Purba • 24 Oktober 2019 11:41
Bandung: Berbagai upaya dilakukan untuk mengenalkan pasar modal kepada masyarakat, tak terkecual lingkup akademisi. Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) turut berperan dalam mengenalkan pasar modal kepada mahasiswa.
 
Caranya, dengan menyelenggarakan Seminar Pasar Modal yang diadakan Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis UNPAR pada Jumat, 18 Oktober 2019. Seminar Pasar Modal bertajuk Investasi Aman Melalui Pasar Modal, mengajak mahasiswa dan mahasiswi UNPAR untuk rutin berinvestasi di pasar modal dengan aman.
 
Antusiasme mahasiswa terlihat saat menghadiri kegiatan yang didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kresna Sekuritas itu. Peserta yang hadir tak kurang dari 120 orang, terdiri atas mahasiswa dan dosen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seminar dibuka dengan paparan pertama dari perwakilan OJK selaku pengawas seluruh lembaga keuangan yang beroperasi di Indonesia. OJK menyarankan investasi yang dilakukan harus berpegang pada prinsip 2L, yaitu legal dan logis.
 
“Harus dilihat apakah sarana investasi tersebut memiliki izin dari OJK atau tidak dan logis, yaitu investor harus berpikir logis bahwa investasi pada instrumen pasar modal tidak ada yang lepas dari risiko,” ujar Febriyanti Dimaelita dari OJK Kantor Regional 2 Jawa Barat.
 
Sebagian besar masyarakat menganggap hanya orang kaya yang bisa memiliki saham. Stigma demikian keliru karena investasi saham kini bisa dilakukan mulai dari minimal Rp100 ribu, dan bisa dimulai dengan mendaftarkan diri di Sekuritas. Salah satunya, Kresna Sekuritas.
 
Sementara itu, BEI menyoroti potensi pasar modal yang masih sangat besar di Indonesia, terutama saham. Mahasiswa diminta tidak perlu khawatir untuk terjun langung dalam dunia pasar modal.
 
"Sekarang ada 655 emiten dan akan terus bertambah seiring waktu. Maka ini kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat potensi saham di Indonesia," ujar Kepala BEI Cabang Jawa Barat Reza Sadha.
 
Menurut Reza, performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam 10 tahun terakhir telah mencapai 125,6 persen (Bloomberg, 31 Desember 2007-1 Desember 2018) dan Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi lima besar dunia.
 
"Maka dari itu, ayo kita berinvestasi saham mulai dari sekarang agar tidak tertinggal dan menyesal pada kemudian hari," kata Reza.
 
Dorong Investasi, UNPAR Kenalkan Pasar Modal kepada Mahasiswa
 
Strategic Partnership Advisor dari Kresna Sekuritas Hendry Wijaya membagikan tips investasi saham kepada mahasiswa. Dalam penjelasannya, Hendry mengatakan investasi saham bisa dimulai dengan melihat latar belakang perusahaan yang akan dibeli sahamnya. Lalu, mempersiapkan uang untuk membeli saham.
 
"Perusahaan yang sahamnya kita beli itu harus merupakan perusahaan yang kita kenal dan kita ketahui produknya. Jangan sampai membeli perusahaan yang tidak jelas fundamental dan pengelolaannya,” kata Hendry mewanti-wanti.
 
Hendry juga menyarankan untuk membeli saham layaknya diinvestasikan, bukan hanya diperjualbelikan. Sebab, saham merupakan salah satu produk investasi yang menjanjikan. Terlihat dari bunga majemuk IHSG selama 10 tahun yang mencapai angka 16,6 persen, lebih tinggi dibandingkan instrumen pasar modal lainnya.
 
"Oleh karena itu berinvestasi saham adalah salah satu jalan untuk menjadi kaya. Menjadi kaya bukan berarti ingin terlihat kaya,” kata Hendry.
 
Pemaparan materi oleh OJK dan BEI dalam Seminar Pasar Modal UNPAR tersebut bertujuan mengedukasi mahasiswa mengenai investasi di pasar modal. Pasar modal membuka peluang bagi mahasiswa untuk menginvestasikan uangnya dan menjalani gaya hidup menabung dengan instrumen pasar modal berupa saham.

 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif