Direktur Pembinaan PAUD, Kemendikbud, Muhammad Hasbi (kiri) dan  Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas, Wartanto (kedua dari kanan). Kemendikbud/BKLM.
Direktur Pembinaan PAUD, Kemendikbud, Muhammad Hasbi (kiri) dan Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas, Wartanto (kedua dari kanan). Kemendikbud/BKLM.

Pramuka Alternatif Program Penguatan Pendidikan Karakter

Pendidikan hari pramuka
Muhammad Syahrul Ramadhan • 14 Agustus 2019 13:37
Jakarta:Pramuka bisa menjadi alternatif penguatan pendidikan karakter. Dimulai dari usia dini dengan pengenalan nilai-nilai kepramukaan.
 
“Pengenalan nilai-nilai kepramukaan dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penguatan pendidikan karakter yang dimulai sejak usia dini,” kata Direktur Pembinaan PAUD, Ditjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kemendikbud, Muhammad Hasbi diJakarta, Rabu 14 Agustus 2019.
 
Hasbi menambahkan, pembentukan karakter sejak usia dini dapat dilakukan melalui pendekatan pendidikan Prasiaga. Dengan mengenalkan nilai-nilai kebangsaan, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi kebinekaan, bertoleransi, saling menghormati, dan dapat mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengenalan nilai-nilai kepramukaan bagi anak usia di bawah tujuh tahun merupakan inisiatif mandiri satuan PAUD. Hal tersebut disambut antusias oleh pemangku kepentingan PAUD.
 
Untuk itu perlu adanya dukungan bagi para inisiator penyelenggaranya dan pemangku kepentingan yang akan menyelenggarakan pengenalan nilai-nilai kepramukaan di tingkat satuan PAUD. Baik dalam kerangka konseptual maupun praktis.
 
Sementara itu, Sekretaris Ditjen PAUD dan Dikmas, Wartanto mengatakan, pentingnya pendidikan karakter dilakukan sejak usia dini melalui kegiatan Pramuka. Karena pada usia enam tahun itu, anak paling mudah mencontoh, meniru, dan menghafalkan verbal, itu paling gampang.
 
“Di dalam prasiaga itulah, kita tidak hanya meningkatkan tapi menanamkan budi pekerti atau pendidikan karakter. Penanamannya itu dari usia dini,” kata Wartanto.
 
Baca:Buwas Diminta Fokus Menangani Pramuka
 
Wartanto juga berharap setelah anak-anak usia dini mendapatkan pengenalan nilai-nilai Pramuka, nanti di dalam siaga SD, SMP, sampai ke atas, ini sudah punya pondasi yang kuat. Sehingga ke depan, selain mempunyai karakter positif, budi pekerti, moral, anak-anak ini sudah siap untuk berkompetisi.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif