Empat Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

100 Prodi Visioner Dibuka Saat Pemerintahan Jokowi-JK

Intan Yunelia 26 Oktober 2018 18:22 WIB
4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK
100 Prodi Visioner Dibuka Saat Pemerintahan Jokowi-JK
Menristekdikti, Mohamad Nasir, Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Sepanjang empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, telah lahir setidaknya 100 program studi (prodi) visioner.   Program studi ini merupakan bagian dari upaya Kemenristekdikti menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa menaklukkan tantangan era revolusi industri 4.0.

“Kami peroleh dari data, sekitar 100 prodi visioner yang baru (sepanjang empat tahun),” kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, saat Konferensi Pers Capaian Kinerja Kemenristekdikti di Empat Tahun Pemerintahan Jokowi-JK,  dengan tema "Peningkatan Kesejahteraan, Kebijakan Afirmatif, Kebudayaan, serta Prestasi Bangsa" di Kantor Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Oktober 2018.


Baca: Setelah Kopi, Jokowi Ingin Ada Fakultas Kelapa

Sejak awal menjabat di akhir 2014, Kepala Negara sering menyampaikan kepada Nasir, agar mengembangkan prodi yang mengikuti perkembangan zaman.  “Ini harus mengantisipasi perkembangan zaman, tidak lagi prodi seperti masa dulu yang konvensional,” ucap mantan rektor terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini.

Ia mencontohkan, ada beberapa perguruan tinggi yang memiliki Prodi Animasi. Di antaranya Institut Teknologi Bandung, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Sekolah Tinggi Multimedia MMTC Yogyakarta, Universitas Dian Nuswantoro, dan Politeknik Batam.

“Prodi ini kaitannya dari sistem informasi, diubah menjadi konsentrasi atau peregangan multimedia, kartun atau animasi.  Ini sudah dilakukan,” terang Nasir.

Selain itu, ada Prodi Rekayasa Transportasi Laut, Prodi Bisnis Musik, Prodi Manajemen Inovasi. “Dulu kalau orang sekolah di seni musik, itu pasti mereka hanya keterampilan seni musiknya saja. Tapi bagaimana seni dijadikan bisnis, ini kita sudah lakukan juga,” terangnya.

Baca: Kemenristekdikti Menargetkan 1.000 Startup di 2019

Prodi baru selanjutnya, ada Prodi Pengolahan Kopi, yang dirintis oleh Universitas Gajah Putih (UGP) Aceh. Prodi Film yang diusung oleh Universitas Multimedia Nusantara (UMN), dan Prodi Teknologi dan Kertas yang didirikan oleh Universitas Riau.

Untuk prodi yang sedang dikembangkan Kemenristekdikti saat ini, di antaranya Prodi Sains Perkopian, Ekonomi Perkopian dan Pendidikan Barista, dan Prodi Meme “Hal ini yang sekarang sudah mulai dikembangkan,” pungkasnya.




(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id