Mahasiswa. Foto: Dok. UGM
Mahasiswa. Foto: Dok. UGM

Kemendiktisaintek Genjot Pemerataan Kualitas Ratusan PTS di 2026

Ilham Pratama Putra • 13 April 2026 15:07
Ringkasnya gini..
  • Kemendiktisaintek luncurkan PP-PTS 2026.
  • Pemerataan kualitas PTS di 2026 jadi prioritas.
  • PP-PTS diharapkan mendorong PTS lebih adaptif.
Jakarta: Pemerintah memperkuat langkah pemerataan kualitas pendidikan tinggi melalui peluncuran Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta (PP-PTS) 2026. Program ini menjadi strategi mengurangi kesenjangan mutu antar kampus di berbagai daerah.
 
“Penguatan PTS merupakan syarat utama dalam mewujudkan sistem perguruan tinggi yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Badri Munir Sukoco, melalui ketereangan tertulis, Senin, 13 April 2026.
 
Lewat PP-PTS, pemerintah menegaskan komitmen agar kualitas pendidikan tinggi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu tapi bisa tersebar di seluruh Indonesia.
 
Baca Juga: 18.215 Riset Kampus Terima Pendanaan Rp1,7 Triliun

“Program ini merupakan upaya pemerintah memastikan kualitas pendidikan tinggi tidak hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu, tetapi dapat berkembang lebih merata di Indonesia,” tegas Badri.

PTS mendominasi ekosistem pendidikan tinggi nasional. Jumlahnya mencapai lebih dari 95 persen dari total perguruan tinggi di Indonesia.
 
“Karena itu, penguatan PTS menjadi sangat strategis dalam mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi,” ujar dia.
 
Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan yang telah berjalan sejak 2016. Pemerintah terus memperluas jangkauan penerima manfaat dari tahun ke tahun.
 
“Pada 2024 program ini menjangkau 60 PTS dan meningkat menjadi 403 PTS di 2025,” ungkap Badri.
 
Baca juga: Efisiensi Energi di Kampus, Mendikti Minta Administrasi hingga Tugas Didigitalisasi

Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti, Mukhamad Najib, menyebut program ini dirancang memberi dampak langsung pada kualitas pembelajaran. “Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk hadir memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia,” ujar dia.
 
Pemerintah berharap kesenjangan kualitas antar kampus dapat ditekan melalui PP-PTS 2026. Selain itu, akses pendidikan tinggi bermutu juga semakin luas.
 
“Ini bagian dari strategi besar untuk menciptakan pendidikan tinggi yang inklusif dan merata,” kata Najib.
 
Program ini diharapkan mendorong kampus swasta lebih adaptif terhadap kebutuhan pembangunan. "Selain itu, lulusan diharapkan semakin kompetitif di tingkat nasional maupun global," ujar Najib.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan