Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa satu-satunya visa yang diakui secara legal hanyalah visa resmi dari Pemerintah Arab Saudi. “Tahun ini Saudi tidak mengeluarkan visa haji furoda, jadi yang jelas visa yang legal itu namanya visa haji,” ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, dikutip dari Antara, Jumat, 10 April 2026.
Langkah tegas ini diambil guna mencegah modus penipuan 'haji kilat' tanpa antre yang sering merugikan calon jemaah. Saat ini, Kemenhaj bersama Polri telah membentuk Satgas Pencegahan Haji Ilegal untuk menindak tegas segala bentuk operandi non-prosedural.
Pemerintah mengingatkan bahwa hanya terdapat dua jalur resmi untuk berhaji, yakni jalur reguler dan jalur khusus. Di luar kedua skema tersebut, pemerintah memastikan keberangkatan tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Lantas, apa sebenarnya haji furoda yang tengah menjadi perbincangan di tengah masyarakat tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.
Apa Itu Haji Furoda?
Mengutip laman baznas.go.id, haji furoda adalah program haji yang diatur langsung oleh pemerintah Arab Saudi melalui undangan khusus yang diberikan kepada jamaah haji di luar kuota resmi negara. Dalam program ini, calon jamaah tidak menggunakan alokasi kuota nasional, melainkan menggunakan visa undangan khusus yang dikenal dengan sebutan Visa Mujamalah.Keunggulan yang Ditawarkan Haji Furoda
Dalam kondisi normal, haji furoda menjadi alternatif menarik karena beberapa keunggulan berikut:- Tanpa Antrean Panjang
- Calon jamaah tidak perlu menunggu bertahun-tahun seperti haji reguler.
- Fasilitas Premium
- Umumnya mendapatkan standar akomodasi, transportasi, dan layanan yang lebih tinggi selama di Tanah Suci.
- Kepastian Keberangkatan
- Karena jalur undangan, keberangkatan biasanya lebih terjamin selama visa diterbitkan oleh pemerintah Arab Saudi.
Prosedur Keberangkatan Haji Furoda
Berikut prosedur keberangkatan haji furoda yang harus dipahami:- Menyeleksi agen perjalanan kredibel
- Cari agen perjalanan yang mengantongi izin resmi untuk mengelola visa Furoda. Biro perjalanan ini nantinya berperan krusial dalam mendampingi seluruh urusan administrasi hingga persiapan teknis keberangkatan.
- Wajib melengkapi dokumen pribadi
- Pastikan paspor aktif, identitas diri, serta berkas pemeriksaan kesehatan lengkap. Pihak agen juga akan meminta pengisian formulir pendaftaran serta penyelesaian biaya administrasi sesuai ketentuan.
- Pengajuan visa mujamalah akan diproses oleh agen perjalanan.
- Agen perjalanan akan memproses visa secara langsung kepada pemerintah Arab Saudi. Tahap ini membutuhkan waktu tertentu dan jemaah harus menunggu hingga status visa tersebut mendapatkan persetujuan resmi.
- Pelatihan manasik haji yang intensif
- Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai tata cara ibadah agar jemaah dapat beribadah dengan sempurna.
- Keberangkatan menuju Arab Saudi
Tantangan yang Harus Diperhatikan
Masyarakat perlu mencatat bahwa program ini memiliki tantangan besar, di antaranya:- Biaya fantastis
- Biayanya jauh lebih mahal dibandingkan haji reguler maupun haji khusus.
- Risiko agen tidak terpercaya
- Banyak oknum agen yang memanfaatkan celah ini untuk melakukan penipuan.
- Ketergantungan pada kebijakan Arab Saudi
Seperti yang terjadi pada tahun 2026 ini, pemerintah Arab Saudi memiliki otoritas penuh untuk tidak menerbitkan visa tersebut.
Pemerintah kembali mengingatkan agar masyarakat tidak tergiur iming-iming ‘haji kilat’ tanpa antre. Persiapan yang matang dan kewaspadaan dalam memilih jalur keberangkatan adalah kunci utama agar ibadah ke Tanah Suci berjalan aman dan sesuai prosedur hukum. (Talitha Islamey)
| Baca juga: Waspada Tawaran Haji Cepat, Kemenhaj: Visa Furoda Tidak Terbit Tahun Ini |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News