Puan, sapaan akrabnya, telah menyabet juara dalam banyak kompetisi bergengsi. Seperti Surabaya Merdeka Games, Suroboyo Cup, dan baru-baru ini ia membawa pulang juara Runner Up pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim).
Puan mengaku tantangan terbesar selama menekuni softball ialah ketika menjadi kapten tim. Ia ditunjuk sebagai kapten tim untuk ajang Porprov Jatim 2022.
“Softball kan olahraga beregu. Jadi, saya sebagai kapten tim perlu memikirkan cara agar ada kerja sama yang baik antar anggota. Bagi saya, salah satu kunci juara yakni bekerja sama satu sama lain melalui kekompakan dan rasa kepercayaan,” kata Puan dikutip dari laman unair.ac.id, Selasa, 16 Agustus 2022.
Puan mengaku mulanya bingung dan tidak percaya diri dengan tugas 'berat' sebagai kapten yang harus mengayomi anggota sekaligus meraih juara. Beruntung, ia selalu mendapatkan dukungan dari sang mama.
“Alhamdulillah mama selalu meyakinkan saya bahwa semua bisa jika ada kemauan,” cerita Puan.
Sejumlah cara dilakukan Puan untuk membangun kerja sama baik antar anggota. Salah satunya menghabiskan waktu bersama tim di luar jadwal latihan.
“Karena untuk membangun kerja sama, kami perlu memahami satu sama lain. Dan hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan memperbanyak waktu bersama. Contohnya dengan pergi makan bersama atau liburan bersama,” tutur dia.
Tantangan lain, Puan mesti membagi waktu antara berlatih softball dan kesibukan perkuliahan. Dia biasa berlatih setelah menyelesaikan kegiatan perkuliahan.
“Terkadang saya merasa lelah, namun mengingat tujuan saya adalah untuk menjadi juara sehingga harus tetap menjalaninya,” tutur dia.
Puan juga sempat memiliki rasa tidak percaya diri. “Aku punya badan overweight, jadi kalau jogging lebih lama dari teman lainnya. Tapi walaupun lebih lama, aku tetap bertahan dan membuktikan kemampuanku,” tutur dia.
Ketertarikan Puan dalam dunia softball tidak lepas dari peran ayahnya. Sang ayah sempat mengajaknya ke lapangan softball dan mulai menunjukkan ketertarikannya pada saat itu.
“Karena aku juga berpikir bahwa softball adalah olahraga yang relatif jarang di Indonesia. Tidak banyak yang mengerti dan berminat. Jadi, ya mengapa tidak kalau aku jadi yang tertarik dengan softball dan bergabung ke klub,” ujar mahasiswi angkatan 2020 tersebut.
| Baca juga: Inovasi Mahasiswa Unair Artificial Meniskus Sukses Dapat Pendanaan dari Dikti |
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News