Kemendikbud Jamin Data Ijazah Aman

Siswa Tidak Perlu Khawatir Ijazah yang Hilang

Intan Yunelia 09 Oktober 2018 15:21 WIB
Gempa Donggala
Siswa Tidak Perlu Khawatir Ijazah yang Hilang
Mendikbud, Muhadjir Effendy saat membuka Final Gala Siswa Indonesia (GSI) di Stadion Soemantri Brojonegoro, Medcom.id/Intan Yunelia.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjamin, data pendidikan siswa tetap aman di pangkalan Data Pokok Pendidikan (dapodik).  Meskipun secara fisik dokumen berupa ijazah telah rusak atau hilang, ijazah baru bisa didapat kembali.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, siswa korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah tidak perlu khawatir soal ijazah yang rusak maupun hilang akibat bencana. Kemendikbud menyimpan data-data yang tertera di dalam dokumen fisik tersebut di dapodik.


"Itu gampang ada di dapodik,  semua anak akan terdaftar di Dapodik jadi nanti tinggal memverifikasi saja," kata Muhadjir usai membuka final GSI tingkat nasional di Stadion Soemantri Brojonegoro, di jalan Rasuna Said, Jakarta, Selasa, 9 Oktober 2018.

Baca: Siswa Terdampak Gempa Dapat Kelonggaran Saat UN

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menjamin, ijazah-ijazah yang hilang akan diganti secepatnya. Fokus pemerintah saat ini,  bagaimana menangani anak-anak korban bencana di Sulawesi Tengah kembali bersekolah. 

"Mereka sudah mulai adaptasi dengan sekolah, sehingga keadaan trauma itu akan segera hilang," terang Muhadjir.

Sementara itu, untuk sekolah-sekolah yang hancur di Palu akan segera dibangun ulang. Sebab, sekitar 2.300 ruang kelas di Palu, Sigi, dan Donggala mengalami rusak berat.

"Dibangun untuk pembangunan sekolah Palu, kebijakannya akan ada program relokasi sekolah. Akan kita tata sesuai dengan sistem zonasi, jadi sudah kesepakatan," paparnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id