Jakarta: Pengamat pendidikan Doni Koesoema mengatakan Balai Latihan Kerja (BLK) pendidikan vokasi saat ini kurang menjawab tantangan zaman. Dia menyebut saat ini kebanyakan pelatihan yang diberikan BLK masih berorientasi pada kebutuhan tenaga kerja terdahulu.
"BLK kita ini perlu dimodifikasi, kebanyakan pelatihan hari ini malah yang banyak mekanikal," kata Doni di Medcom Hari Ini dalam siaran Instagram @medcomid, Selasa, 26 April 2022.
Doni menyebut keterserapan tenaga kerja di bidang mekanik saat ini tidak terlalu besar. Seharusnya, BLK beradaptasi guna menyesuaikan kebutuhan dunia kerja.
"Misalnya kita saat ini tidak memilkiki BLK untuk coding, programmer, desain komunkasi visual, ini kan kebutuhan yang sangat dicari saat ini," tutur dia.
Dia juga menilai program yang dijalankan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terkait link and match masih membingungkan dan kurang efektif. Doni menyebut pelajar vokasi masih kesulitan bisa memenuhi kebutuhan industri.
"Jadi, sejauh ini yang kami lihat Kampus Merdeka dengan link and match itu bukan untuk mempersiapkan orang untuk masuk dunia kerja," kata dia.
Baca: Bisa untuk Pengembangan SDM Vokasi, Kondisi Balai Latihan Kerja Justru Memprihatinkan
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan