Ketua LP Ma’arif NU, Muhammad Ali Ramdhani. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Ketua LP Ma’arif NU, Muhammad Ali Ramdhani. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Sistem Pendidikan Nasional Mesti Mengakui Seluruh Bentuk Pembelajaran

Pendidikan pendidikan pesantren Madrasah sistem pendidikan
Renatha Swasty • 21 April 2022 16:29
Jakarta: Ketua Umum Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) Ali Ramdhani menyebut sistem pendidikan nasional mesti mengakui seluruh bentuk pembelajaran. Termasuk, hal-hal yang dilakukan madrasah hingga pesantren.
 
"Artinya tidak ada sebuah proses pembelajaran yang tidak memperoleh penghargaan dari negara," kata Ali dalam Kompas Talk RUU Sisdiknas, Kamis, 21 April 2022.
 
Ali menyebut santri menjalani pendidikan selama enam tahun dan ketika lulus dapat diukur berdasarkan standar pendidikan nasional. Dia menuturkan tingkat yang diberikan merupakan satu jembatan mengantar santri pada ruang pembelajaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, sistem pendidikan nasional harus mengandung afirmasi. Dunia pendidikan harus mampu memberikan ruang tanpa diskriminasi dari berbagai sisi.
 
"Baik itu sisi ekonomi, dari sisi keterbatasan fisik atau disability, bahkan memberikan afirmasi terhadap mereka yang luar biasa bukan sekadar luar biasa di hal yang ekstrem kiri, tapi juga ekstrem kanan," tutur dia.
 
Ali juga menyebut kebijakan pendidikan harus memberikan ruang bagi fasilitasi dari negara. "Tentu saja fasilitasi ini tidak sekadar hanya diterjemahkan pada ruang-ruang tangible, tapi juga ruang-ruang yang intangible. Bagaimana kemudian negara hadir mengungkit kapasitas guru dan sebagainya," tutur dia.
 
Baca: Peningkatan Mutu Madrasah Mesti Dorong Akselerasi Digitalisasi dan Penguatan Literasi
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif