Di tengah persiapan tersebut, kepastian jadwal awal Ramadan menjadi informasi yang paling dinantikan masyarakat. Penetapan tanggal puasa tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan ibadah, tetapi juga berpengaruh terhadap perencanaan kegiatan keluarga, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi.
Meski pemerintah belum mengumumkan secara resmi penetapan awal 1 Ramadan 1447 Hijriah, ormas Islam Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan jadwal puasa Ramadan 2026. Penetapan jadwal puasa ini dilakukan melalui metode perhitungan astronomi atau hisab.
Pusat Tarjih Muhammadiyah melalui laman resminya, pusattarjih.uad.ac.id, telah merilis jadwal imsakiyah Ramadan 1447 H/2026 M untuk seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Jadwal tersebut menjadi pedoman bagi warga Muhammadiyah dalam menjalankan ibadah puasa.
Jadwal imsakiyah itu disusun berdasarkan hasil hisab oleh Bidang Falak Pusat Tarjih Muhammadiyah yang digawangi Najmuddin Saifullah dan Firqi Hidayat. Perhitungan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan ketepatan waktu ibadah di seluruh wilayah Indonesia.
Penentuan waktu imsak dan subuh dalam jadwal tersebut mengacu pada kriteria awal waktu subuh hasil Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih Muhammadiyah ke-31 tahun 2020. Dalam ketentuan itu, awal waktu subuh ditetapkan ketika posisi matahari berada pada ketinggian minus 18 derajat.
Muhammadiyah Puasa dan Lebaran 2026 Kapan?
Berdasarkan perhitungan tersebut, Pusat Tarjih Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara itu, Hari Raya Idulfitri atau 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada 19 Maret 2026.Pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 2026 Muhammadiyah berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2026. Berikut penjelasan lengkap metode penetapan puasa dan lebaran 2026 Muhammadiyah.
Metode penetapan Puasa 2026 Muhammadiyah
Penetapan awal mula puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah berdasarkan Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang dirilis berdasarkan hasil hisab hakiki dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.Berbeda dengan metode konvensional yang bersifat lokal, penetapan tahun ini berpedoman pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Berdasarkan perhitungan astronomis, ijtimak (konjungsi) jelang Ramadan tercatat terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026, pukul 12:01:09 UTC.
Dalam analisisnya, Muhammadiyah menjelaskan pada saat matahari terbenam di hari terjadinya ijtimak, kriteria visibilitas hilal Parameter Kalender Global (PKG) 1, mensyaratkan tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat belum terpenuhi di belahan bumi mana pun.
Namun, penerapan KHGT dilanjutkan dengan memeriksa kriteria PKG 2. Hasil hisab menunjukkan bahwa setelah pukul 24.00 UTC, terdapat wilayah di daratan Amerika yang telah memenuhi syarat visibilitas hilal.
"Hisab membuktikan bahwa setelah pukul 24:00 UTC, terdapat wilayah di daratan Amerika, tepatnya di koordinat Lintang 56°48’49” LU dan Bujur 158°51’44” BB, yang telah memenuhi syarat dengan tinggi Bulan 5°23’35” dan elongasi 8°00’11”," tulis keterangan resmi Muhammadiyah dikutip Senin, 26 Januari 2026.
Dengan terpenuhinya syarat tersebut, prinsip kesatuan matlak global diberlakukan. Artinya, penetapan 1 Ramadan 1447 H berlaku serentak di seluruh dunia pada tanggal 18 Februari 2026, memberikan kepastian bagi warga Muhammadiyah untuk memulai ibadah puasa secara bersamaan.
Metode penetapan Lebaran 2026 Muhammadiyah
Sementara itu, ijtimak jelang Syawal 1447 H terjadi pada hari Kamis Kliwon, 30 Ramadan 1447 Н bertepatan dengan 19 Maret 2026 M, pukul 01:23:28 UTC.Pada saat Matahari terbenam di hari ijtimak terjadi, sebelum pukul 24:00 UTC ada wilayah di muka bumi yang memenuhi Parameter Kalender Global (PKG) 1, yaitu tinggi Bulan > 5° dan elongasi Bulan ≥ 8°. Wilayah yang memenuhi parameter tersebut, antara lain yang pertama adalah: Lintang: 64° 59′ 57.47″ LU, Bujur: 42° 03′ 3.47″ BT dan Tinggi Bulan: +06° 29′ 20″, Elongasi: 08° 00′ 00″.
Sehingga, di seluruh dunia tanggal 1 Syawal 1447 H jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026.
Itulah tanggal Muhammadiyah Puasa dan Lebaran 2026. Catat tanggalnya ya!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News