"Mata pilihan akan lebih komplet lagi, mapel pilihan TKA ini dari 19 menjadi 69. Ini betul-betul mengakomodir apa yang memang diminati oleh adik-adik semua," kata Rahmawati dalam acara Medcom Goes to School di SMAN 34 Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026.
Rahmawati menjelaskan penambahan mapel pilihan ini lebih dikhususkan kepada siswa SMK. Sebab, siswa SMK lebih memiliki mapel yang beragam.
"SMK itu kan kalau kita tahu ada SMK otomotif, ada bisnis, ada pariwisata, ada rekayasa komputer, rekayasa jaringan, dan lain-lain itu yang belum terfasilitasi," tutur dia.
Menurutnya, mapel-mapel di SMK itulah yang coba lebih dikembangkan pada TKA ke depan. Utamanya, TKA 2026 jenjang SMA/SMK sederajat.
"Jadi, mereka itu sebenarnya belajarnya sudah sangat spesifik (SMK). Tetapi di tahun 2025, pilihan yang diberikan ke siswa SMK itu lebih umum, hanya produk dan proyek kreatif kewirausahaan," ungkap dia.
Rahmawati berharap dengan mapel pilihan yang lebih beragam, para siswa bisa lebih mudah memilih mapel untuk TKA. Sehingga, mapel yang dipilih lebih relevan dengan studi mereka saat bersekolah.
"Kami ingin betul-betul memfasilitasi keragaman pembelajaran yang dialami oleh murid-murid kita, jadi tahun ini untuk SMK ditambahkan 50 mata pelajaran program keahlian. Jadi sudah sesuai dengan program keahlian," ujar Rahmawati.
Apa itu TKA?
Melansir laman resmi Rumah Pendidikan Kemendikdasmen, TKA adalah asesmen standar nasional yang dirancang untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. Selain itu, TKA bersifat tidak wajib sehingga murid memiliki kebebasan untuk mengikutinya tanpa paksaan.Asesmen ini ditujukan bagi mereka yang merasa siap serta membutuhkannya. Seluruh proses TKA diselenggarakan tanpa pungutan biaya, dibiayai sepenuhnya oleh negara atau pemerintah daerah agar setiap murid memiliki akses yang setara tanpa hambatan ekonomi.
Sementara itu, berikut tujuan dan kegunaan TKA yang patut dipahami:
Tujuan dan Kegunaan TKA
TKA hadir untuk menjawab tantangan penilaian yang beragam antar sekolah dengan menyediakan bentuk penguatan capaian akademik murid yang objektif dan terstandar. Hasil TKA dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya, termasuk jalur prestasi masuk SMP maupun SMA/SMK sesuai kebijakan masing-masing pemerintah daerah.TKA dimaksudkan untuk melengkapi sistem penilaian yang ada saat ini, bukan menggantikan penilaian oleh satuan pendidikan. Karena itu, hasil TKA tidak menentukan kelulusan dari satuan pendidikan, kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Mapel TKA SMA/SMK
Berikut mata uji TKA untuk kelas 12/SMA/MA/Paket C dan SMK/MAK serta kelas 13 SMK program 4 tahun:Mapel wajib:
- Bahasa Indonesia
- Matematika
- Bahasa Inggris
Mapel pilihan:
- Matematika lanjutan
- Bahasa Indonesia lanjutan
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Sosiologi
- Geografi
- Sejarah
- Antropologi
- PPKn/Pendidikan Pancasila
- Bahasa Arab
- Bahasa Prancis
- Bahasa Jepang
- Bahasa Korea
- Bahasa Mandarin
- Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan
- Ekonomi
- Bahasa Jerman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News