Rekomendasi Novel dan Kumcer (Dok. Pexels)
Rekomendasi Novel dan Kumcer (Dok. Pexels)

5 Novel dan Kumcer Karya Penulis Perempuan yang Jarang Dibahas, Wajib Masuk Reading List Kamu!

Renatha Swasty • 25 September 2026 20:32
Ringkasnya gini..
  • BintangPusnas Edu Perpusnas merilis 5 rekomendasi karya sastra fiksi buatan penulis perempuan Indonesia.
  • Mengangkat beragam tema mulai dari isu gender, perjuangan perempuan, konflik sejarah Aceh, hingga realitas sosial.
  • Buku yang direkomendasikan mencakup novel Geni Jora, Tanah Perempuan, hingga kumpulan cerpen Perempuan dalam Prosa.
Jakarta: Dunia sastra Indonesia menghadirkan banyak karya dari penulis perempuan dengan cerita dan tema beragam. Tidak hanya mengangkat kisah percintaan, sejumlah karya juga membawa isu keluarga, kehidupan sosial, perjuangan perempuan, hingga persoalan identitas.

Terdapat sejumlah karya yang belum terlalu sering muncul dalam daftar bacaan populer, tetapi tercatat dalam koleksi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Bagi Sobat Medcom yang sedang mencari bacaan alternatif, beberapa novel dan kumpulan cerpen karya penulis perempuan berikut bisa masuk daftar bacaan.

Berikut lima rekomendasi novel dan kumcer karya penulis perempuan dikutip dari BintangPusnas Edu Perpusnas:

Kumpulan Cerpen dan Novel Karya Penulis Perempuan

1. Persekutuan Perempuan-Perempuan Lajang karya Artie Ahmad

Novel Persekutuan Perempuan-Perempuan Lajang karya Artie Ahmad diterbitkan Langgam Pustaka pada 2022. Novel ini mengangkat isu sosial yang berkaitan dengan kehidupan perempuan.

Karya tersebut mengajak pembaca berimajinasi sekaligus menyoroti berbagai fenomena perempuan dan persoalan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Novel ini dapat menjadi pilihan bagi pembaca yang ingin menikmati fiksi dengan isu yang lebih dekat dengan realitas kehidupan.

2. Geni Jora Karya Abidah El Khalieqy

Geni Jora dapat menjadi pilihan bagi pembaca yang ingin mengeksplorasi karya sastra perempuan dengan tema perjuangan dan relasi gender.

Novel ini diterbitkan Araska Publisher pada 2019. Karya tersebut mengisahkan perempuan yang berjuang mengejar impian, cita-cita, dan cintanya di tengah kuatnya budaya patriarki.
Novel ini juga pernah memenangkan sayembara penulisan novel tingkat nasional.

3. Tanah Perempuan Karya Helvy Tiana Rosa

Tanah Perempuan karya Helvy Tiana Rosa diterbitkan BITREAD pada 2017. Cerita berpusat pada Mala, seorang perempuan yang tinggal di Aceh dan mengalami berbagai peristiwa traumatis akibat konflik serta bencana tsunami.

Perjalanan tokoh tersebut kemudian mempertemukannya dengan sejumlah tokoh perempuan dalam sejarah Aceh, termasuk Cut Nyak Dhien, Cut Nyak Meutia, Pocut Baren, dan Pocut Meurah Intan. Perpaduan antara fiksi, sejarah, pengalaman perempuan, dan latar Aceh membuat karya ini menawarkan pengalaman membaca yang berbeda.

4. Perempuan dalam Prosa Karya Netri Yeni

Perempuan dalam Prosa karya Netri Yeni menjadi salah satu pilihan karya cerita pendek yang menarik untuk dibaca. Kumpulan cerpen yang diterbitkan CV Pustaka MediaGuru pada 2023 ini terdiri atas 10 cerita pendek dengan tokoh sentral perempuan dari berbagai kelompok usia.

Cerita di dalamnya menghadirkan pengalaman perempuan sejak usia anak-anak hingga lanjut usia. Beberapa persoalan yang diangkat antara lain hubungan keluarga, kehidupan sosial, pendidikan, hingga persoalan perempuan yang mendapat tekanan sosial karena belum menikah.

Format cerpen membuat buku ini cocok bagi pembaca yang ingin menikmati berbagai kisah dalam satu buku tanpa harus mengikuti satu cerita panjang.

5. Arung Senja Karya Titin Supriatin

Pilihan lainnya adalah Arung Senja karya Titin Supriatin yang diterbitkan CV Cakrawala Satria Mandiri pada 2023. Kumpulan cerpen ini juga membawa gambaran mengenai kondisi sosial yang disampaikan dengan bahasa yang relatif ringan.

Keberagaman tema dan cerita membuat Arung Senja bisa menjadi alternatif bagi pembaca yang ingin menjelajahi kumpulan cerpen dari penulis perempuan.

Kelima buku tersebut menunjukkan karya penulis perempuan Indonesia hadir dengan tema yang luas. Berfokus pada pengalaman perempuan, persoalan keluarga dan sosial, sejarah, hingga eksplorasi bentuk cerita dapat mendorong penguatan budaya literasi dan ekosistem sastra Indonesia.

Sobat Medcom, dari lima buku di atas mana yang paling menarik perhatianmu? Yuk langsung masukkan ke reading list kamu! (Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan