PPDB DKI Jakarta

30 % Kuota PPDB Jakarta Tak Mengacu Pada Zonasi

Citra Larasati 21 Juni 2018 17:27 WIB
PPDB 2018
30 % Kuota PPDB Jakarta Tak Mengacu Pada Zonasi
Suasana pendaftaran PPDB di DKI Jakarta, MI/Angga Yuniar.
Jakarta: Sebanyak 30 % kuota Penerimaan Peserta Didik Baru di DKI Jakarta tidak mengacu pada sistem zona.  Artinya, setiap calon peserta didik baru (CPDB) sepanjang berdomisili di DKI Jakarta, berhak mendaftar ke sekolah manapun di seluruh penjuru Jakarta tanpa takut terbentur batasan zonasi.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Susi Nurhati mengatakan PPDB DKI Jakarta menyediakan jalur umum sebesar 30 % dari daya tampung sekolah bagi semua calon peserta didik yang berdomisili di DKI Jakarta, agar dapat memilih sekolah di seluruh Jakarta tanpa dibatasi zona.


"Sebagai contoh, CPDB domisili Jakarta Timur, boleh milih sekolah yang lokasinya di Jakarta Barat," ungkap Susi kepada Medcom.id, di Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018

Untuk domisili sendiri dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan Dinas Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan setidaknya sejak 1 januari 2018 atau sebelumnya.

"Batas perubahan KK per tanggal 1 Januari 2018, sesuai dengan Permendikbud nomor 14 tahun 2018," kata Susi.

Baca: Kepsek Harus Berani Tolak Siswa Titipan Pejabat

Selain jalur umum, PPDB DKI juga membuka 55 % kuota dari total daya tampung untuk  diperebutkan melalui Jalur I Lokal.  Jalur I lokal merupakan nama lain dari sistem seleksi yang menggunakan acuan zonasi.

Mengutip dari laman www.ppdb.jakarta.go.id, pendaftaran untuk jalur I lokal jenjang SMP dan SMA akan berlangsung pada 25-27 Juni 2018.  PPDB Jalur I Lokal hanya diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di DKI Jakarta.

Calon siswa juga dapat memilih maksimal tiga peminatan di satu sekolah, atau tiga peminatan di tiga sekolah yang berbeda.  Bagi peserta yang diterima di jalur I, namun tidak melakukan lapor diri, maka yang bersangkutan tidak dapat langsung mengikuti jalur II Umum yang dibuka pendaftarannya pada 2-4 Juli 2018.

"Namun dapat mengikuti jalur III Umum," terang Susi.

Untuk diketahui, alokasi kuota di setiap sekolah dalam PPDB DKI Jakarta 2018 terbagi menjadi 6 jalur, mengacu pada Juknis PPDB tahun ajaran 2018/2019. Keenam jalur tersebut adalah, jalur prestasi (5%), jalur I lokal (55%), jalur II Umum (30%), Jalur II Umum Luar DKI (5%), dan jalur afirmasi (5%).

Setiap CPDB diminta memperhatikan tanggal-tanggal penting dalam proses PPDB 2018.  Di antaranya, untuk jadwal verifikasi berkas persyaratan dan pendaftaran akan dilakukan dalam tanggal yang bersamaan, yakni 25-26 Juni (pukul 08.00-16.00 WIB), dan 27 Juni (pukul 08.00-14.00).

Verifikasi berkas dilakukan di sekolah, sedangkan pendaftaran dapat dilakukan di sekolah penyelenggara maupun secara online.

Sepanjang proses pendaftaran itu pula (25-27 Juni), proses seleksi berjalan secara pararel dan real time. Hasilnya juga dapat langsung diketahui di akhir masa pendaftaran, yakni tanggal 27 Juni 2018.

Setelah pengumunan, proses selanjutnya adalah tahapan lapor diri di 28-29 Juni 2018 pada pukul 08.00-16.00 WIB di sekolah tujuan. Baru kemudian memasuki tahap terakhir, yakni pengumuman bangku kosong di 29 Juni 2018 pukul 18.00 WIB.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id