Surat edaran Menristekdikti, Mohamad Nasir tentang Uang Pangkal dan Pungutan di luar UKT.  Kemenristekdikti/Humas.
Surat edaran Menristekdikti, Mohamad Nasir tentang Uang Pangkal dan Pungutan di luar UKT. Kemenristekdikti/Humas.

PTN Diminta Patuhi Rambu Penarikan Uang Pangkal

Pendidikan Pendidikan Tinggi Jalur Mandiri
Muhammad Syahrul Ramadhan • 18 Juli 2019 10:52
Jakarta: Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengeluarkan surat edaran yang berisi rambu-rambu yang harus dipatuhi Perguruan Tinggi Negeri dalam menarik uang pangkal dan pungutan di luar Uang Kuliah Tunggal (UKT).
 
Hal tersebut tertuang dalam surat bernomor B/416/M/P4.03.04/2019 tentang Pungutan Uang Pangkal dan atau Pungutan Lain Selain UKT yang ditujukan kepada rektor universitas/institut dan direktur politeknik/akademi komunitas.
 
"Saya instruksikan kepada saudara agar uang pangkal dan atau pungutan lain selain UKT yang dikenakan kepada mahasiswa baru pada program Diploma dan Program sarjana yang diterima melalui seleksi jalur mandiri harus mengikuti ketentuan," kata Nasir dikutip dari salinan surat edaran yang dikeluarkan Senin, 15 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:IPB Bebaskan Uang Pangkal Mahasiswa Baru Tak Mampu
 
Ketentuan yang tertuang dalam surat tersebut meliputi :
 
1. Tarif uang pangkal dan atau pungutan lain selain UKT tetap memperhatikan kemampuan ekonomi mahasiswa, orangtua mahasiswa atau pihak lain yang membiayai.
 
2. Bagi mahasiswa yang secara ekonomi tidak mampu, tidak dikenakan uang pangkal dan atau pungutan lain selain UKT.
 
3. Tarif uang pangkal dan atau pungutan lain selain UKT dikenakan berdasarkan prinsip kewajaran, proporsional, dan berkeadilan.
 
Untuk diketahui, sejak 2017 lalu Menristekdikti telah memberi restu kepada PTN untuk menarik uang pangkal dan pungutan di luar UKT. Izin tersebut diperkuat melalui Peraturan Menristekdikti nomor 39 tahun 2017 tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kemenristekdikti pasal 8 ayat 2.
 
Ayat tersebut berbunyi "Uang pangkal dan/atau pungutan lain selain UKT yang dikenakan kepada mahasiswa baru Program Diploma dan Program Sarjana yang melalui seleksi jalur mandiri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf d tetap memperhatikan kemampuan ekonomi mahasiswa, orangtua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya."

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif