Peluang emas ini ditujukan bagi lulusan berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3). Pemerintah Malaysia berkomitmen mendukung pengembangan kapasitas akademik bagi warga negara dari negara-negara penerima yang terpilih, termasuk Indonesia.
Program MIS 2026 menawarkan dukungan finansial penuh guna memastikan para peneliti muda dapat fokus sepenuhnya pada inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan. Melalui program ini, Malaysia berambisi menjadi pusat keunggulan pendidikan tinggi di kawasan Asia maupun internasional.
Calon pelamar diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas penelitian kelas dunia yang tersedia di berbagai universitas negeri dan swasta terpilih di Malaysia. Bagi Sobat Medcom yang tertarik untuk menimba ilmu di Negeri Jiran, yuk simak informasinya berikut ini yang dilansir dari laman biasiswa.mohe.gov.my:
Cakupan dan Manfaat Beasiswa MIS 2026
Bagi pelamar yang berhasil lolos seleksi, beasiswa MIS 2026 akan memberikan manfaat sebagai berikut:1. Biaya kuliah penuh
Seluruh biaya kuliah akan dibayarkan langsung oleh pihak kementerian kepada universitas terkait selama periode masa studi.2. Tunjangan hidup
Peserta akan menerima tunjangan bulanan sebesar RM 1,500 (sekitar 6,4 juta) yang dibayarkan setiap empat bulan sekali setelah penyerahan laporan kemajuan studi.Persyaratan Utama Beasiswa MIS 2026
Untuk dapat mendaftar, pelamar harus memenuhi kriteria dasar sebagai berikut:- Maksimal 40 tahun untuk pelamar Master (S2) dan maksimal 45 tahun untuk pelamar PhD (S3).
- Memiliki CGPA minimal 3.00 atau setara dengan 2nd Class Upper (Honours) pada jenjang pendidikan sebelumnya.
- Memiliki skor IELTS minimal 6.0 atau TOEFL PBT minimal 550, atau melampirkan surat keterangan bahwa bahasa pengantar pada pendidikan sebelumnya adalah bahasa Inggris.
- Bagi program Magister Riset dan Doktor, harus menyerahkan proposal penelitian minimal 1.000 kata yang relevan dengan bidang studi yang diambil.
Daftar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Malaysia:
- Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
- Universiti Sains Malaysia (USM)
- Universiti Putra Malaysia (UPM)
- Universiti Malaya (UM)
- Universiti Teknologi Mara (UiTM)
- Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM/IIUM)
- Universiti Utara Malaysia (UUM)
- Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)
- Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM)
- Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTEM)
- Universiti Sains Islam Malaysia (USIM)
- Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI)
- Universiti Malaysia Terengganu (UMT)
- Universiti Malaysia Sabah (UMS)
- Universiti Malaysia Pahang (UMP)
- Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS)
- Universiti Malaysia Perlis (UNIMAP)
- Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA)
- Universiti Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)
- Universiti Malaysia Kelantan (UMK)
Daftar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Malaysia:
- Universiti Teknologi Petronas (UTP)
- Universiti Tenaga Nasional (UNITEN)
- Multimedia University (MMU)
- INCEIF University (INCEIF)
Bidang Studi Prioritas Beasiswa MIS 2026
Berikut daftar bidang studi prioritas beasiswa MIS 2026:- Pendidikan
- Seni dan Humaniora
- Ilmo Sosial, Jurnalistik, dan Informasi
- Bisnis, Administrasi, dan Hukum
- Ilmu Alam, Matematika, dan Statistik
- Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
- Teknik, Manufaktur, dan Konstruksi
- Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kedokteran Hewan
- Kesehatan dan Kesejahteraan (kecuali kedokteran, keperawatan, dan farmasi)
Tata Cara Pendaftaran Beasiswa MIS 2026
Berikut langkah-langkah melakukan pendaftaran beasiswa MIS 2026:- Pendaftaran dilakukan secara daring melalui: https://biasiswa.mohe.gov.my/INTER/index.php.
- Mengisi formulir permohonan online.
- Mengunggah berkas dalam format PDF.
- Salinan paspor (masa berlaku minimal 6 bulan).
- Salinan transkrip akademik.
- Salinan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.
- Dua buah surat rekomendasi.
- Surat penerimaan (LoA) dari universitas di Malaysia (jika sudah ada).
- Curriculum Vitae (CV).
- Proposal penelitian (khusus untuk program Magister Riset dan Doktor).
Segera siapkan berkas dan pastikan seluruh dokumen telah terunggah sebelum batas waktu pendaftaran berakhir, ya! (Talitha Islamey)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News