Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat memantau pelaksanaan UTBK - SNBT 2026 di Pusat UTBK UNJ. Foto: UNJ
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat memantau pelaksanaan UTBK - SNBT 2026 di Pusat UTBK UNJ. Foto: UNJ

Duh, Ada Kecurangan di UTBK Hari Pertama! Pelaku Siap-Siap Terima Sanksi Ini

Citra Larasati • 21 April 2026 15:59
Ringkasnya gini..
  • Terdapat temuan kecurangan di pelaksanaan UTBK hari pertama.
  • Panitia SNPMB bakal memberikan sanksi tegas, berupa penguguran hingga sanksi hukum.
  • Jumlah peserta UTBK tahun ini sebanyak 871.496 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jakarta:  Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyampaikan, pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK - SNBT) hari pertama telah terjadi tindak-tindak kecurangan. Tindak kecurangan UTBK ini ditemukan di beberapa Perguruan Tinggi pelaksana UTBK SNBT.
 
“Masih terjadi beberapa upaya tindakan curang dan panitia sudah melakukan imbauan, mari kita tegakan integritas, hindari kecurangan, karena pada akhirnya kecurangan dapat diketahui,” kata Brian saat mengunjungi area tes ujian di Pusat UTBK UNJ, dikutip dari laman UNJ, Selasa, 21 April 2026.
 
Dalam kunjungan tersebut, Brian juga mengatakan bahwa sesi awal tes ujian UTBK-SNBT dilakukan untuk calon mahasiswa fakultas kedokteran dan dilanjutkan pada bidang lainnya. Menurutnya pelaksanaan ujian di UNJ berjalan lancar dan berharap pelaksanaan UTBK di berbagai pusat UTBK berjalan dengan baik dan semua peserta mendapatkan hasil terbaik.

Ia juga mengimbau kepada peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri melalui proses belajar yang telah dilakukan secara sungguh-sungguh sebelum pelaksanaan tes ujian berlangsung.  Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang turut serta mendampingi para peserta dari awal hingga selesai ujian.
 
“Dukungan dan doa orang tua yang hari ini hadir hingga selesai tentu akan membuat adik-adik peserta lebih tenang dan dapat mengerjakan ujian dengan baik,” ujarnya.
 
Sementara itu Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok yang juga hadir bersama Anggota Tim Penanggungjawab SNPMB, Tjitjik Srie Tjahjandarie turut mendampingi kunjungan Mendiktisaintek.
 
Eduart Wolok mengatakan kunjungan hari ini juga dalam rangka monitoring dan evaluasi di pusat UTBK UNJ. Ia memastikan pelaksanaan UTBK pada tahun ini berjalan dengan baik, lancar, sukses, serta jauh dari berbagai kecurangan.
 
Ia mengatakan bahwa jumlah peserta UTBK tahun ini sebanyak 871.496 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia. “Kami turut menghimbau kepada seluruh peserta untuk tidak melakukan kecurangan dalam proses seleksi ini,” tegasnya.

Sanksi Kecurangan UTBK 2026

Eduart Wolok menegaskan, praktik kecurangan akan dijatuhi sanksi tegas bagi pelaku. Sanksi tersebut dapat berupa pengguguran peserta, pencoretan peserta dari seleksi nasional maupun mandiri Perguruan Tinggi Negeri, serta sanksi hukum sesuai aturan yang berlaku.
 
“Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan seperti perjokian dan penggunaan alat bantu,” katanya.
 
Eduart Wolok memastikan seluruh pelaksanaan tes ujian UTBK berjalan dengan ketat dan sesuai standar yang berlaku. “Mari kita sama-sama menyukseskan pelaksanaan UTBK-SNBT dengan aman dan tertib tanpa kecurangan,” katanya.
 
Sementara itu, Rektor UNJ, Komarudin mengatakan bahwa pelaksanaan UTBK di kampus UNJ berjalan dengan baik di hari ini pertama ini tanpa adanya penemuan kecurangan apapun. "Ia juga mengatakan akan terus memperketat proses pelaksanaan tes berlangsung sesuai standar yang berlaku,” ungkapnya.
 
Ia menambahkan pelaksanaan UTBK-SNBT di UNJ juga melibatkan beberapa sekolah mitra yang sudah dikoordinasikan dan dipersiapkan dengan baik oleh tim UNJ. “Kita sudah koordinasi dan mempersiapkan proses ujian hari ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
 
Kunjungan Mendiktisaintek ke UNJ sebagai salah satu pusat pelaksanaan UTBK di Indonesia menjadi penegasan atas kesiapan dan kredibilitas UNJ dalam menyelenggarakan seleksi nasional berbasis komputer secara profesional, transparan, dan akuntabel.
 
Momentum ini sekaligus mencerminkan kepercayaan pemerintah terhadap kapasitas UNJ dalam mendukung sistem seleksi pendidikan tinggi yang berkualitas. Melalui dukungan infrastruktur, sumber daya manusia, serta tata kelola yang baik, UNJ berkomitmen memastikan pelaksanaan UTBK berjalan lancar serta memberikan layanan terbaik bagi peserta sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
 
Baca juga:  15.789 Peserta Ikut UTBK-SNBT 2026 di UGM, Panitia Siapkan Sistem Berlapis Cegah Kecurangan
 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan