Mendikbud, Nadiem Makarim saat menyapa siswa yang sedang belajar daring. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Mendikbud, Nadiem Makarim saat menyapa siswa yang sedang belajar daring. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Nadiem Pinjam Laptop Guru, Sapa Siswa Sedang Belajar Daring

Pendidikan Virus Korona Pembelajaran Daring
Ilham Pratama Putra • 30 Juli 2020 11:47
Bogor:Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, menyempatkan diri menyapa siswa yang tengah melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring saat kunjungannya ke SD Negeri Polisi I. Nadiem bahkan meminjam laptop salah seorang guru Bahasa Indonesia, Rhiska Rachmawati untuk menyapa siswa, lalu memberikan pembelajaran daring.
 
"Halo adik-adik apa kabar? Sudah bosan di rumah? Sudah kangen sekolah belum ya? Keluarga di rumah sehat? Jaringan bagus enggak ya? Ini lebih bagus jaringannya dari rumah Saya loh. Ya, semoga kita semua bisa kembali ke sekolah ya," sapa Nadiem kepada siswa secara daring dari SD Negeri Polisi 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Hal yang sama juga dilakukan Nadiem di SMA Regina Pacis Bogor. Kepala Sekolah SD Negeri Polisi 1, Rudite senang dengan kehadiran Nadiem. Terlebih Nadiem juga, sempat menyapa siswa yang sedang PJJ.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pak Menteri, tadi saat guru mengajar Dia melihat, setelah itu dia menggantikan mengajar," kata Rudite.
 
Baca juga:Nadiem Tinjau Sekolah Zona Oranye di Wilayah Bogor
 
Meski diapresiasi Nadiem, Rudite mengakui, PJJ di sekolahnya masih banyak menemui kendala. Salah satunya adalah dalam melakukan adaptasi teknologi.
 
"Tantangannya lebih banyak belajar IT bagi guru, terus menentukan platform pembelajaran, pakai aplikasi gitu, entah itu Zoom atau Whatsapp grup. Terus membuat pembelajaran yang beragam biar variasi," lanjut Rudite.
 
Belum lagi kendala bagi siswa yang tidak memiliki gawai. Namun pihaknya memberikan kelonggaran bagi siswa.
 
"Kita beri solusi, tugasnya bisa dikumpul satu minggu sekali, jadi semua terfasilitasi, jadi lebih fleksibel," sambungnya.
 
Terkait kemungkinan sekolah akan menggelar belajar tatap muka kembali, dirinya tak bicara banyak. Namun jika itu bisa dilakukan, pihaknya telah menyiapkan berbagai protokol kesehatan.
 
"Perlahan kita siapkan. Mulai dari budaya internal dulu, guru harus kita budayakan dengan adaptasi kebudayaan baru ini ya. Cuci tangan, pake hand sanitizer, pake masker, harus bawa bekal dari rumah, bawa botol minum pribadi, itu harus ada di guru dulu. Kalau di guru sudah, insya Allah nanti ke siswa juga bisa itu. Kita masih menguatkan untuk protokolnya," imbuh Rudite.
 

(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif