Walaupun hadir dari berbagai elemen sivitas akademika, namun pelaksanaan acara ini tetap dikemas secara ketat dengan mematuhi protokol kesehatan covid-19. Pejabat Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UNY, Margana dalam sambutannya menyampaikan, bahwa selama Sutrisna Wibawa dilantik sebagai pimpinan UNY sejak 22 Maret 2017 banyak sekali capaian yang sangat luar biasa.
Di antaranya, UNY diberi amanah sebagai perguruan tinggi Klaster 1 peringkat 10 di tahun 2017.
Kemudian klaster I peringkat 12 pada tahun 2018, Klaster 2 di peringkat 16, dan di 2020 UNY kembali ke klaster I pada peringkat 12 versi pemeringkatan kemenristekdikti.
Di samping itu, UNY juga memiliki capaian yang luar biasa di tingkat Asia Tenggara, ASIA, terkait pemeringkatan UNI Rank, QS, Webometric, dan Greenmetric. Lebih lanjut, Margana menambahkan, selama Kepemimpinan Sutrisna, UNY telah melakukan penataan jenis pendidikan dengan tiga kategori, yakni pendidikan akademik yang terdiri atas 60 program sarjana (37 program pendidikan dan 23 program nonkependidikan).
Baca juga: Maju Pilkada, Rektor UNY Pamit Mundur
Lalu 40 program Magister dan Doktor (32 program Magister dan delapan program Doktor), 11 program Pendidikan Vokasi yang berlokasi di Kampus Wates dan kampus Gunungkidul, dan 2 program studi Profesi (PPG dan Program Profesi Insinyur). "Dari 113 program studi tersebut, sudah 78 program studi yang terakreditasi A dan 39 terakreditasi internasional, yakni ASIIN, ASIC, dan AUN-QA," kata Margana.
Disamping itu, Sutrisna juga telah membangun Budaya Meneliti di kalangan para dosen berkolaborasi dengan mahasiswa melalu Research Group. Dalam kelompok ini, semua dosen UNY wajib Meneliti.
Budaya Publikasi sampai saat ini juga telah memiliki 1.881 artikel di jurnal terindeks Scopus di laman Scopus dan 2.099 artikel di laman Sinta. Jika dibandingkan dengan pencapaian di 2016 yang hanya sebanyak 124 mengalami peningkatan 1.592 persen. Kemudian Budaya HKI, Budaya Studi Lanjut ke Program Doktor, dan Budaya Naik Jabatan yang mengkaselerasi 29 Profesor selama kepemimpinan beliau dan masih ada 32 Calon Profesor sedang proses penilaian di Jakarta.
"Capaian luar biasa, yang mungkin hanya dapat dicapai oleh sebagian kecil perguruan Tinggi yang ada di Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya, Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa mengundurkan diri dari jabatannya sebagai rektor. Sebab, Sutrisna telah secara resmi menjadi calon tetap bupati untuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gunungkidul 2020.
"Tentang pengunduran diri Saya sebagai rektor UNY, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 tahun 2020 memang seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dicalonkan atau mencalonkan sebagai kepala daerah harus mundur terhitung ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebagai calon tetap," kata Sutrisna dalam video singkat kepada Medcom.id, Selasa, 1 September 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News