Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id
Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Foto: Ilham Pratama/Medcom.id

Jadi Mata Pelajaran Pilihan, Pembelajaran Coding dan AI di Sekolah Baru 25 Persen

Ilham Pratama Putra • 08 Oktober 2026 13:59
Ringkasnya gini..
  • Baru sekitar 25% sekolah di Indonesia mengajarkan coding dan AI.
  • Pemerintah membuka pembelajaran coding dan AI mulai kelas 5 SD hingga SMA.
  • Guru akan mendapat pelatihan agar mampu mengajarkan coding dan AI.
Jakarta: Mata pelajaran coding dan artificial intelligence (AI), menjadi salah satu mapel pilihan di sekolah. Namun hingga kini penerapannya baru 25 persen. 

"Dalam data kami baru ada 25% sekolah yang mengajarkan coding dan AI," kata Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti, dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII dikutip Kamis 8 Oktober 2026. 

Ia menjelaskan, pembelajaran coding dan AI mulai diajarkan di kelas 5 SD hingga jenjang SMA. Karena tingkat penerapan yang rendah saat ini, pihaknya terus mendorong perluasan pembelajaran tersebut ke lebih banyak sekolah.

Menurut Mu'ti, perluasan pembelajaran coding dan AI membutuhkan peningkatan kompetensi guru. Karena itu, pemerintah mendorong pelatihan agar guru memiliki kemampuan untuk mengajarkan materi tersebut kepada siswa. "Yang itu semua juga memerlukan pelatihan-pelatihan. Dan karena itu maka dalam forum ini kami ingin mendapatkan dukungan dari Bapak Ibu sekalian para pimpinan perguruan tinggi agar guru kami lebih berkualitas, maka berbagai pelatihan tentu harus banyak kita laksanakan," ujarnya.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi. Pembelajaran coding dan AI tidak hanya diarahkan untuk jenjang pendidikan menengah, tetapi sudah dapat diperkenalkan sejak SD.
 
Ilustrasi mengetik medcom
Ilustrasi. Dok Medcom

Mu'ti menyebut perguruan tinggi juga memiliki peran dalam mendukung peningkatan kualitas guru. Kerja sama dengan perguruan tinggi di antaranya diarahkan melalui program pengabdian masyarakat dosen, termasuk pelatihan dan kegiatan mengajar di sekolah.

Sebelumnya, Mu'ti menyampaikan sejumlah kebijakan Kemendikdasmen dalam peningkatan mutu pendidikan. Selain coding dan AI, pemerintah mendorong pembelajaran mendalam atau deep learning, penguatan pendidikan karakter dan bimbingan konseling, pembelajaran STEM, serta Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD pada tahun akademik 2027/2028.

Pemerintah berharap dukungan perguruan tinggi dapat memperkuat kompetensi guru. Sehingga berbagai kebijakan tersebut dapat diterapkan secara lebih optimal di sekolah.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan