Kondisi ini turut menjadi perhatian Globis University, sekolah bisnis asal Jepang yang mengembangkan pembelajaran dengan menghubungkan pemahaman bisnis dan perkembangan teknologi. Hub Campus Leader Globis University, Shoko Namba, mengatakan pemahaman terhadap perkembangan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kemampuan memahami bisnis.
AI dipelajari sebagai sebuah teknologi dan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendukung pekerjaan serta kebutuhan organisasi. Pendekatan ini membuat pembelajaran AI berada dalam konteks yang lebih luas.
Profesional perlu mengetahui teknologi yang sedang berkembang dan memahami persoalan bisnis yang ingin diselesaikan melalui teknologi tersebut. Perkembangan AI juga mendorong dunia kerja untuk terus beradaptasi.
Hal tersebut menunjukkan kemampuan menggunakan teknologi perlu dilengkapi dengan pemahaman mengenai cara kerja organisasi, pengambilan keputusan, hingga komunikasi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Menurut Shoko, salah satu bekal penting yang dapat diperoleh melalui pendidikan MBA adalah pemahaman mengenai dasar-dasar bisnis. "Apabila kita memulai dengan mengikuti program MBA dan mendapatkan dasar fundamental, dasar bisnis, itu menjadi bahasa dasar dari lingkungan bisnis," ujar Shoko dalam diskusi dengan media di Ayana Midplaza, Jakarta Pusat, Rabu, 7 Oktober 2026.
Pemahaman tersebut dapat membantu seseorang berkomunikasi dengan klien, mitra, maupun profesional yang berasal dari bidang berbeda. Memiliki dasar bisnis dan mengikuti perkembangan AI dapat memudahkan penempatan pekerjaan dan organisasi.
Program MBA Globis University
Pendekatan tersebut tidak terlepas dari perjalanan Globis sebagai institusi pendidikan bisnis. Globis University berdiri di Jepang pada 1996. Institusi ini bermula dari sebuah kelas kecil di Shibuya dan kemudian berkembang menjadi sekolah bisnis yang menawarkan program berbahasa Jepang dan Inggris.Globis bergerak di bidang pendidikan dengan aktivitas pendukung yang mencakup pelatihan korporat, investasi melalui Globis Capital Partners, program e-learning, hingga berbagai kegiatan komunitas. Globis kemudian mengembangkan Globis Indonesia untuk mendukung masyarakat Indonesia yang ingin memperoleh pendidikan bisnis sekaligus mengembangkan tujuan profesional mereka.
Globis University menawarkan dua pendidikan bisnis melalui program MBA, yakni MBA Full-Time dan MBA Part-Time Online. Program MBA Full-Time berlangsung selama satu tahun dan dilaksanakan di Tokyo. Sementara itu, program MBA Part-Time Online ditempuh selama tiga tahun dan memungkinkan mahasiswa tetap menjalankan pekerjaan di Indonesia.
Untuk program online, kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada malam hari dan akhir pekan. Ketentuan tersebut dirancang agar mahasiswa yang masih bekerja tetap dapat mengikuti perkuliahan.
Kedua pilihan tersebut memberikan ketentuan pembelajaran yang berbeda sehingga calon mahasiswa dapat mempertimbangkan program berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing.
Pembelajaran Bisnis Berbasis AI di MBA Globis University
Sebagai sekolah bisnis, Globis University memberikan pembelajaran mengenai bagaimana AI dapat digunakan dalam dunia bisnis. Mahasiswa dapat mempelajari berbagai pemanfaatan AI yang sudah tersedia dan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan bersama tim.Pembelajaran mengenai AI tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia bisnis dan pekerjaan. Perkembangan teknologi membuat profesional perlu mempertimbangkan keterampilan apa yang harus dikembangkan.
Shoko menjelaskan program MBA dapat memberikan pemahaman fundamental mengenai bisnis. Dasar tersebut kemudian dapat dilengkapi dengan keahlian khusus sesuai bidang masing-masing.
Metode tersebut membuat pengalaman profesional mahasiswa menjadi bagian dari proses pembelajaran. Setiap mahasiswa dapat membawa pengalaman dan persoalan yang berbeda ke dalam kelas kemudian mendiskusikannya bersama mahasiswa lainnya.
Keragaman ini menjadi salah satu hal unik dari lingkungan belajar Globis. Mahasiswa Globis University berasal dari berbagai negara dengan latar belakang pekerjaan yang beragam sehingga menciptakan lingkungan belajar dengan berbagai sudut pandang.
Pendekatan tersebut juga relevan dengan perkembangan dunia kerja yang semakin membutuhkan kemampuan berkolaborasi. Termasuk ketika teknologi seperti AI mulai digunakan dalam berbagai fungsi dan mengubah cara tim bekerja.
Syarat Mengikuti Program MBA
Persyaratan Program MBA:- Setidaknya berusia 22 tahun
- Memiliki gelar sarjana
- Mempunyai pengalaman bekerja full-time minimal dua tahun
Melalui penerapan pembelajaran bisnis berbasis AI, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk membantu manusia dan dapat menjadi peluang untuk memperluas wawasan serta membangun koneksi global. (Adinda Kinanthi)