"Insyaallah akan dimulai pada bulan Februari," ujar Mu'ti dalam Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan Kota Medan Tahun 2025 di SMKN 7 Medan, Sumatra Utara, Minggu, 4 Januari 2026.
Saat ini, data sekolah yang akan direvitalisasi sudah masuk. Namun, masih akan diverifikasi dan divalidasi terlebih dahulu.
"Karena sekarang sudah masuk data-datanya dan nanti kita akan lakukan verifikasi dan validasi. Dan setelah itu mudah-mudahan bisa dilaksanakan pada bulan Februari," ujar dia.
Mu'ti juga memastikan anggaran revitalisasi sekolah di tahun 2026 telah disiapkan. Tahun ini, jumlah sekolah yang direvitalisasi akan meningkat menjadi 71.000.
"Bapak Presiden (Prabowo Subianto) pada saat Hari Guru menyampaikan komitmen untuk revitalisasi ditambah 60.000. Sehingga tahun 2026 akan ada sekurang-kurangnya 71.000 satuan pendidikan," kata Mu'ti.
Sebelumnya, pemerintah sudah melakukan revitalisasi 16.171 sekolah pada 2025. Pemerintah mengucurkan dana Rp16,9 triliun terkait revitalisasi itu.
"Terkait dengan program tersebut (revitalisasi) untuk Sumatra Utara total anggaran sebanyak Rp852.490.307.954," kata Mu'ti.
Dia mengatakan dana tersebut akan dialirkan ke 897 sekolah, mulai dari jenjang PAUD, SD, SLB hingga SMA. Rinciannya, 34 untuk jenjang PAUD 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 Sekolah Luar Biasa, dan 5 PKBM atau SKB totalnya adalah 897 satuan pendidikan.
Dalam prosesnya, tak semua sekolah sudah berhasil direvitalisasi 100 persen. Mu'ti mengatakan yang benar-benar rampung baru 39 persen.
"Jadi ada 431 satuan pendidikan yang sekarang ini masih dalam proses pembangunan dan yang sudah berproses pelaksanaannya sampai 95 persen ada 117 satuan pendidikan, yang sudah selesai 100 persen Ada 349 satuan pendidikan atau 39 persen," jelas Mu'ti.
Mu'ti menargetkan seluruh sekolah di Sumut yang menerima program revitalisasi akan selesai pada Januari 2026. Sehingga hasil revitalisasi bisa dirasakan pada Februari 2026.
"Direncanakan semuanya selesai 100 persen pada akhir Januari 2026. Mudah-mudahan pada Februari nanti, semua sudah dapat digunakan sepenuhnya untuk pembelajaran yang berkualitas,” harap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News