Aktris senior, Widyawati. MI/Rommy Pujianto.
Aktris senior, Widyawati. MI/Rommy Pujianto.

Widyawati: Budi Pekerti Mendesak Diajarkan di Sekolah

Pendidikan Pendidikan Karakter Penguatan Pendidikan Karakter
Antara • 15 Juli 2019 16:41
Jakarta: Aktris senior, Widyawati mengaku prihatin dengan prilaku sebagian generasi muda yang kerap semakin jauh dengan adat ketimuran. Untuk itu, istri mendiang aktor Sopan Sophiaan ini sangat setuju dengan penguatan pendidikan karakter, terutama budi pekerti di sekolah.
 
"Terutama di media sosial yang penuh dengan caci maki. Saya sampai heran, di mana budi pekerti saat ini," ujar Widyawati saat ditemui di Klinik Mata Nusantara di Jakarta, Senin, 15 Juli 2019.
 
Aktris pemeran "Arini" itu menambahkan, dulu saat ia masih duduk di bangku sekolah pelajaran
budi pekerti diajarkan di sekolah. Akan tetapi saat ini, pelajaran tersebut telah hilang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengaku prihatin dengan perilaku generasi muda, terutama di media sosial, yang seenaknya memaki orang lain. Padahal, lanjut dia, semua orang memiliki kekurangan.
 
"Seharusnya kita introspeksi diri, apa yang salah pada kita. Bukan melihat kekurangan orang lain dan mencaci makinya," ujar dia.
 
Baca:Kemendikbud Cek Dugaan Siswa Meninggal Saat Orientasi
 
Selain itu, kata dia, orangtua juga perlu menanamkan budi pekerti pada anaknya. Tidak serta merta menyerahkan urusan pendidikan anak, termasuk budi pekerti hanya kepada pihak sekolah.
 
"Jadi di rumah diajarkan, di sekolah juga harus diajarkan," kata ibu dua putra ini.
 
Dalam kesempatan itu, Widyawati juga mengajak masyarakat untu tidak takut melakukan
operasi, karena merupakan tindakan yang tidak dapat dihindari oleh para penderita penyakit mata itu.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meninjau hari pertama sekolah di SD Muhammadiyah 5 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mendikbud berharap para peserta didik baru merasa nyaman di hari pertama sekolah.
 
"Manfaatkan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) ini dengan sebaik-baiknya. Baik kepada para seniornya maupun para guru untuk bisa betul-betul membuat siswa baru merasa at home," kata Muhadjir, di SD Muhammadiyah 5, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2019.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif