Sosialisasi penggunaan masker kepada sejumlah siswa di Depok. Foto: ANT/Asprilla Dwi Adha
Sosialisasi penggunaan masker kepada sejumlah siswa di Depok. Foto: ANT/Asprilla Dwi Adha

Kegiatan Mahasiswa Relawan Covid-19 Dikonversikan ke SKS

Ilham Pratama Putra • 01 April 2020 13:03
Jakarta: Mahasiswa yang bergabung menjadi relawan kemanusiaan melawan covid-19 tak perlu merisaukan beban Satuan Kredit Semester (SKS). Kegiatan mereka sebagai relawan akan dikonversi menjadi bobot nilai pada SKS.
 
"Karena selama mereka jadi relawan akan ada nilai bobotnya dan dikonversikan menjadi SKS," kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud, Aris Junaidi, di Jakarta, Rabu, 1 April 2020.
 
Bahkan dia menyebut, mahasiswa tersebut dijanjikan akan mendapatkan nilai tambah. Namun, kegiatan mahasiswa tetap harus dalam pantuan fakultas masing-masing.

Meski begitu, mahasiswa tetap harus mengedepankan semangat ketulusan. Bukan malah mengejar insentif berupa SKS.
 
Baca juga:  15 Ribu Mahasiswa 'Relawan Covid-19' Telah Diturunkan ke Daerah
 
"Menjadi relawan memang dari hati, agar bermanfaat pada orang lain dan negara. Jangan sampai ketika jadi relawan kita salah niat karena ada insentif disetarakan dengan SKS,"  kata Sekretaris Jenderal Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI), Nauval Fariz.
 
Saat ini, setidaknya sudah terdapat 15 ribu relawan yang bergabung dalam penanganan covid-19 dari berbagai wilayah di Indonesia. Nantinya mereka akan bertugas membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan.
 
Mulai dari membantu program-program komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada masyarakat, dan melayani call center.  Selain itu juga menyiapkan diri sebagai tenaga bantuan dalam kondisi darurat sesuai kompetensi dan kewenangannya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan