Selain menjalankan puasa dan salat tarawih, memperbanyak doa di malam hari adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Para ulama menganjurkan tiga doa ini untuk dipanjatkan setiap malam sepanjang bulan suci ini guna meraih keberkahan yang maksimal.
Berikut adalah tiga doa tersebut beserta artinya:
Doa Mohon Keselamatan dari Api Neraka
اللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا مِنَ النَّارِ"Rabbanaa atiq riqaabanaa mina naar."
Arti: “Ya Allah, hapus nama kami dari api neraka.”
Malam-malam Ramadan adalah waktu di mana Allah SWT memberikan pembebasan bagi hamba-Nya dari siksa api neraka. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk terus memohon agar nama kita dihapus dari daftar penghuni neraka.
Doa Memohon Bertemu Malam Lailatul Qadr
اللَّهُمَّ بَلِّغْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ
"Allahuma ballighni lailatul qadr."
Arti: “Ya Allah, pertemukanlah aku dengan Lailatul Qadr.”
Malam Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Karena waktu kedatangannya merupakan rahasia Allah, kita dianjurkan untuk terus memohon agar dipertemukan dengan malam mulia tersebut sejak awal Ramadan.
Meskipun doa ini dianjurkan dibaca setiap malam, intensitasnya sangat disarankan untuk ditingkatkan saat memasuki sepertiga terakhir bulan Ramadan. Sebagaimana diyakini, Lailatul Qadar merupakan malam yang penuh rahasia Ilahi, namun memiliki tanda-tanda kuat terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir.
Baca Juga :
Bagaimana Hukum Ziarah Kubur Jelang Ramadan?
Doa Memohon Diterimanya Amal Ibadah
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
"Rabbana taqabbal minna innaka antass sami'ul aliim."
Arti: “Ya Tuhan kamu, terimalah amalan kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Setiap ibadah yang kita lakukan, mulai dari puasa, sedekah, hingga tadarus Al-Qur'an, tentu kita harapkan dapat diterima di sisi Allah SWT. Doa ini adalah bentuk kerendahan hati seorang hamba agar usahanya tidak sia-sia.
Malam Ramadan adalah waktu yang penuh rahmat dan ampunan. Dengan rutin mengamalkan ketiga doa di atas, diharapkan ibadah kita menjadi lebih bermakna dan kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang meraih kemenangan di akhir bulan suci nanti.
Kapan Ramadan 2026
Mengacu pada Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, 1 Ramadhan 1447 H diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Apabila 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026, maka bila dihitung dari Selasa, 3 Februari 2026, Puasa Ramadhan 2026 tinggal 16 hari lagi.
Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menetapkan awal mula puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah bagi warga persyarikatan pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M. Penetapan berdasarkan Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 yang dirilis berdasarkan hasil hisab hakiki dari Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News